Tanam 70.000 Bibit di Baduy, Gerakan PUB di Lebak Bawa Pesan Penting untuk Masa Depan Alam

Yayat - JuaraMedia
25 Okt 2026 19:21
Daerah 0 41
3 menit membaca

Caption: Gubernur Banten Andra Soni, Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya dan Ketua PUB Taufik Ruki, Poto Bersama Pada Acara Gerakan Penanaman Pohon Di Baduy  

JUARAMEDIA,LEBAK– Gerakan penanaman 70.000 bibit tanaman melalui program Baduy Lestari yang digelar Perkumpulan Urang Banten (PUB) di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (25/10/2026), membawa pesan penting tentang keberlanjutan pelestarian alam.

Kegiatan yang dihadiri Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya tersebut tidak hanya menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga menegaskan pentingnya komitmen bersama untuk menjaga kelestarian alam hingga generasi mendatang.

Program bertajuk Baduy Lestari: Gerakan Menanam 70.000 Bibit Tanaman itu diselenggarakan dalam rangka Milad Perkumpulan Urang Banten (PUB).

Gerakan ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem, khususnya di kawasan adat Baduy yang dikenal memiliki kearifan lokal dalam melestarikan alam.

Dalam sambutannya, Gubernur Banten menyampaikan apresiasi kepada Perkumpulan Urang Banten atas inisiatif penyelenggaraan gerakan penanaman 70.000 bibit tanaman di Kabupaten Lebak.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah nyata untuk mendukung kelestarian lingkungan sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem.

“Gerakan menanam ini bukan sekadar menanam pohon, tetapi juga menanam harapan bagi generasi mendatang. Kita ingin lingkungan tetap terjaga, alam tetap lestari, dan masyarakat semakin sadar bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya.

Pesan tersebut menegaskan bahwa upaya pelestarian lingkungan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Penanaman pohon menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan, tetapi harus disertai kesadaran untuk menjaga dan merawat tanaman agar dapat tumbuh dengan baik.

Kawasan adat Baduy di Desa Kanekes memiliki nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam menjaga hubungan antara manusia dan alam.

Nilai tersebut menjadi relevan di tengah pentingnya menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan. Gerakan Baduy Lestari diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk semakin memahami bahwa alam bukan hanya sumber kehidupan saat ini, melainkan juga warisan yang harus dijaga bagi generasi berikutnya.

Gubernur Banten menegaskan bahwa nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Baduy perlu terus dipelihara dan dijadikan inspirasi bagi masyarakat luas.

Menurutnya, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama yang dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya melalui kegiatan penanaman, tetapi juga dengan merawat dan menjaga tanaman hingga tumbuh dengan baik.

Dengan demikian, keberhasilan program penghijauan tidak hanya ditentukan oleh banyaknya bibit yang ditanam, tetapi juga oleh konsistensi pemeliharaan serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Melalui kegiatan Baduy Lestari, Pemerintah Kabupaten Lebak terus mendukung sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, masyarakat adat, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kesadaran lingkungan sekaligus mendukung pembangunan yang berwawasan lingkungan di Kabupaten Lebak.

Gerakan penanaman 70.000 bibit tanaman ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keseimbangan alam. Namun, upaya tersebut membutuhkan keberlanjutan melalui perawatan tanaman, pengawasan pertumbuhan, serta partisipasi masyarakat.

Tanpa pemeliharaan yang konsisten, target penanaman berisiko tidak memberikan manfaat maksimal bagi lingkungan. Karena itu, keberlanjutan program menjadi bagian penting agar gerakan penghijauan benar-benar berdampak dalam jangka panjang.

Gerakan Baduy Lestari diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi pengingat bahwa menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Banten, Ketua DPRD Provinsi Banten, Sekretaris Daerah Provinsi Banten, anggota DPD RI Daerah Pemilihan Banten, Ketua Umum Perkumpulan Urang Banten, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lebak.

Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan organisasi kemasyarakatan tersebut menunjukkan dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan di Kabupaten Lebak.

Melalui gerakan ini, penanaman 70.000 bibit tanaman diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga kelestarian alam, memperkuat kesadaran masyarakat, serta mewariskan lingkungan yang lebih baik kepada generasi mendatang.(*)

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi