
Caption : Atlet Tenis Meja Asal Kabupaten Lebak, Arpin Ketika Menerima Medali Juara Pertama
JUARAMEDIA, LEBAK– Arpin, atlet tenis meja tuna grahita asal Ciuyah, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten, berhasil mengharumkan nama daerah setelah meraih medali emas pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional 2026 di Jakarta.
Siswa Sekolah Khusus (SKh) Negeri 02 Lebak tersebut sukses merebut podium tertinggi setelah menaklukkan wakil Jawa Tengah dengan skor telak 3-0 pada pertandingan final cabang olahraga tenis meja tuna grahita.
Keberhasilan Arpin menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Lebak sekaligus menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih prestasi di tingkat nasional.
Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Lebak, Baban Bahtiar, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian atlet yang mewakili Provinsi Banten tersebut.
“Alhamdulillah, Arpin, budak Ciuyah, berhasil membawa pulang medali emas tenis meja tuna grahita pada O2SN tingkat nasional di Jakarta,” ungkap Baban, Rabu (21/10/2026)
Ajang O2SN tenis meja tuna grahita tingkat nasional tersebut berlangsung pada 8–11 Oktober 2026 di BGTK Jakarta Selatan. Kompetisi ini diikuti oleh perwakilan dari 32 provinsi di Indonesia.
Arpin dipercaya menjadi wakil Provinsi Banten untuk bersaing dengan atlet-atlet dari berbagai daerah. Kesempatan tersebut berhasil dimaksimalkan dengan penampilan gemilang hingga memastikan diri sebagai peraih medali emas.
Pada babak semifinal, Arpin berhasil mengalahkan lawannya dari Jabar dengan skor 3-1 . Hasil tersebut mengantarkannya ke partai puncak untuk menghadapi wakil Jawa Tengah.
Di pertandingan final, Arpin kembali menunjukkan performa impresif. Ia sukses mengatasi perlawanan atlet Jawa Tengah dengan skor 3-0 sekaligus memastikan medali emas untuk Provinsi Banten.
Dua kemenangan dan hanya kehilangan satu gim tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan Arpin menuju podium tertinggi O2SN nasional 2026.
Prestasi Arpin menjadi kabar membanggakan bagi dunia olahraga dan pendidikan khusus di Kabupaten Lebak. Berasal dari Ciuyah, Kecamatan Sajira, Arpin mampu membuktikan bahwa siswa sekolah khusus juga memiliki kesempatan untuk berkembang dan berprestasi melalui pembinaan serta kompetisi yang tepat.
Keberhasilannya diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para pelajar lainnya, khususnya penyandang disabilitas, untuk terus mengembangkan kemampuan dan berani bersaing di berbagai ajang olahraga.
Baban Bahtiar juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua KONI Kabupaten Lebak dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan serta membantu perjalanan Arpin hingga mampu meraih prestasi di tingkat nasional.
Dukungan berbagai pihak dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong perkembangan atlet daerah agar mampu bersaing dan mengharumkan nama Kabupaten Lebak di ajang yang lebih luas.
Medali emas yang dibawa pulang Arpin bukan sekadar pencapaian individu, melainkan juga kebanggaan bagi masyarakat Lebak dan Provinsi Banten.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kesempatan, pembinaan, dan dukungan yang tepat dapat membuka jalan bagi setiap anak untuk menunjukkan potensi terbaiknya. (*)