Wabup Lebak Siapkan Beasiswa Rp1 Miliar untuk Santri, 100 Siswa Jadi Sasaran

Yayat - JuaraMedia
22 Okt 2026 12:10
Daerah 0 39
3 menit membaca

Caption : Amir Hamzah Wakil Bupati Lebak

JUARAMEDIA, LEBAK — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, menyiapkan anggaran Rp1 miliar untuk program beasiswa bagi santri berprestasi dari keluarga kurang mampu. Program tersebut menyasar 100 siswa, mulai dari kelas VII SMP hingga lulus SMA, sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi kalangan santri.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah saat membuka peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Alun-Alun Rangkasbitung, Kamis (22/10/2026).

Amir mengatakan, program beasiswa itu diharapkan dapat membantu santri melanjutkan pendidikan tanpa terkendala keterbatasan ekonomi. Penerima beasiswa direncanakan memperoleh dukungan pendidikan hingga menyelesaikan jenjang SMA.

Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap dunia pesantren dan masa depan generasi muda di Kabupaten Lebak.

Proses penjaringan calon penerima beasiswa akan dilakukan melalui mekanisme pendataan dan seleksi untuk menentukan santri yang memenuhi kriteria prestasi serta kondisi ekonomi keluarga.

Selain program beasiswa, Amir juga menyoroti pentingnya peran pesantren dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, kedisiplinan, penghormatan kepada guru, dan pendidikan akhlak menjadi modal penting bagi santri dalam menghadapi tantangan masa depan.

Ia berharap para santri tidak hanya memiliki bekal keagamaan, tetapi juga mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan zaman.

Amir menegaskan, peringatan Hari Santri Nasional memiliki makna historis dalam mengenang kontribusi santri dan ulama terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Semangat tersebut tidak terlepas dari Resolusi Jihad yang dicetuskan Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945, yang menjadi salah satu pemicu mobilisasi perjuangan mempertahankan kemerdekaan, termasuk dalam rangkaian peristiwa yang mengarah pada Pertempuran Surabaya.

Karena itu, menurut Amir, Hari Santri semestinya menjadi momentum memperkuat peran pesantren dalam pendidikan, pembentukan karakter, dan pembangunan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menjelaskan bahwa guru ngaji di Lebak memperoleh insentif sebesar Rp250.000 per orang per tahun. Penyalurannya, menurut keterangannya, didasarkan pada data dari kecamatan dan melibatkan Forum Gerakan Magrib Mengaji.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak Yosef Nur Kholis mengatakan, peringatan Hari Santri tahun ini dirancang lebih meriah sekaligus memberikan pesan tentang pentingnya keberadaan pesantren bagi masyarakat.

Ia menyebutkan, Kabupaten Lebak memiliki sekitar 1.001 pesantren. Karena itu, peringatan Hari Santri dinilai menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi dan keunggulan pesantren kepada masyarakat luas.

Menurut Yosef, kegiatan HSN 2026 diikuti sekitar 2.700 santri yang tercatat hadir. Rangkaian acara mencakup lomba hadrah, berbagai perlombaan lainnya, serta penampilan keunggulan pesantren di Kabupaten Lebak.

Peringatan juga dimeriahkan dengan pawai santri yang menampilkan semangat kebersamaan dan identitas pesantren. Selain itu, kegiatan ngaliwet bersama menjadi bagian dari suasana kebersamaan antara santri, pengasuh pesantren, dan masyarakat.

Yosef berharap peringatan Hari Santri tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan mampu memperkuat perhatian terhadap pendidikan pesantren dan kontribusi santri dalam pembangunan daerah.

Program beasiswa yang disiapkan Pemkab Lebak pun menjadi salah satu perhatian dalam momentum tersebut. Realisasi anggaran, mekanisme seleksi, serta ketepatan sasaran penerima akan menjadi faktor penting agar dukungan pendidikan itu benar-benar dirasakan santri yang membutuhkan.

Dengan demikian, peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Lebak tidak hanya menjadi ajang mengenang sejarah perjuangan ulama dan santri, tetapi juga momentum untuk memperkuat akses pendidikan serta menyiapkan generasi santri yang berilmu, berakhlak, dan mampu menghadapi tantangan masa depan.(ade)

 

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi