Leher Pengendara Motor Terjerat Kabel WiFi di Cibadak , Keluarga Korban Minta Perusahaan Bertanggung Jawab

Yayat - JuaraMedia
1 Okt 2026 21:18
Daerah 0 132
3 menit membaca

Caption : Korban Terjerat Kabel Wifi 

JUARAMEDIA, LEBAK – Seorang pengendara sepeda motor, Rudiansyah, warga Kampung Pasir Gebang, Desa Cimenteng Jaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, mengalami kecelakaan setelah lehernya terjerat kabel WiFi yang diduga melintang di pinggir jalan.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka dan tangan keseleo hingga harus dilarikan ke fasilitas kesehatan Medika.

Insiden yang terjadi pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 03.00 WIB itu memicu desakan keluarga korban agar pihak perusahaan pemilik kabel bertanggung jawab dan jaringan WiFi yang dinilai membahayakan segera ditertibkan.

Ayah korban, Ade, menuturkan, peristiwa nahas tersebut terjadi saat anaknya hendak membeli gorengan dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat. Dalam perjalanan, Rudiansyah berpapasan dengan sebuah mobil sehingga harus menepi untuk memberikan ruang bagi kendaraan tersebut.

Namun, saat menepi, korban tidak menyadari adanya kabel jaringan WiFi di sisi jalan hingga lehernya tersangkut kabel tersebut. Insiden itu menyebabkan Rudiansyah terjatuh dan mengalami sejumlah luka pada tubuhnya, dan motornya rusak

“Anak saya sekitar pukul 03.00 WIB mau membeli gorengan. Saat berpapasan dengan mobil, dia minggir, tetapi tidak tahu di pinggir jalan ada kabel WiFi milik Indihome,” ujar Ade .

Akibat kecelakaan tersebut, Rudiansyah mengalami luka-luka pada bagian tubuh dan tangan serta keseleo. Keluarga yang mengetahui kejadian itu langsung membawa korban ke fasilitas kesehatan Medika untuk mendapatkan penanganan medis.

Ade menduga kabel yang menjerat leher anaknya merupakan jaringan milik IndiHome. Meski demikian, kepemilikan kabel tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan pihak terkait.

Ia meminta perusahaan yang terbukti memiliki kabel tersebut agar bertanggung jawab atas insiden yang menimpa anaknya. Menurutnya, pemasangan kabel jaringan telekomunikasi semestinya memperhatikan aspek keselamatan masyarakat, khususnya pengguna jalan.

“Kami meminta pihak perusahaan bertanggung jawab apabila kabel itu memang miliknya. Jangan sampai pemasangan jaringan justru membahayakan pengendara,” tegasnya.

Selain meminta pertanggungjawaban, Ade juga mendesak agar kabel-kabel WiFi yang terpasang di wilayah tersebut ditertibkan. Pasalnya, menurut dia, di kawasan Kampung Pasir Gebang dan sekitarnya terdapat sejumlah jaringan WiFi, termasuk jaringan yang dikelola secara mandiri.

Ia berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat melakukan pemeriksaan terhadap pemasangan kabel jaringan yang berada di sepanjang jalan, terutama kabel yang menjuntai rendah, melintang, atau berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan.

Insiden ini menjadi perhatian terhadap pentingnya pengawasan dan penataan infrastruktur jaringan telekomunikasi di kawasan permukiman. Kabel yang tidak terpasang dengan aman berpotensi menimbulkan bahaya, khususnya bagi pengendara sepeda motor yang melintas pada malam hingga dini hari dengan jarak pandang terbatas.

Keluarga korban berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi dan pihak-pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk memastikan keamanan jaringan kabel di wilayah tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak IndiHome maupun pihak lain yang diduga sebagai pemilik kabel terkait insiden tersebut. Kepemilikan kabel dan tanggung jawab atas kejadian ini masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut.(*)

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi