Jaga Kualitas MBG, SPPG Pandeglang Sindangresmi Utamakan Variasi Menu dan Gizi

Yayat - JuaraMedia
30 Okt 2026 11:05
MBG 0 53
3 menit membaca

Caption : Petugas SPPG Sindangresmi, Pandeglang

JUARAMEDIA, PANDEGLANG – Menjaga kualitas makanan menjadi salah satu komitmen Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pandeglang Sindangresmi dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tak sekadar menyajikan makanan setiap hari, SPPG ini mengutamakan variasi menu, perhitungan kandungan gizi, serta standar keamanan pangan bagi 2.447 penerima manfaat.

Melalui penyusunan menu yang berbeda setiap harinya, SPPG Pandeglang Sindangresmi berupaya memastikan makanan yang diberikan tidak hanya menggugah selera, tetapi juga mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi penerima manfaat.

Ahli Gizi SPPG Pandeglang Sindangresmi, Firmansyah, mengatakan bahwa setiap menu disusun dengan memperhatikan kandungan gizi, baik untuk porsi besar maupun porsi kecil.

Berdasarkan rilis menu MBG periode 25–30 Oktober 2026, terdapat sejumlah variasi hidangan yang disajikan kepada penerima manfaat.

“Rangkaian menu sepekan kami susun secara variatif. Untuk Senin, misalnya, tersedia nasi putih, ayam serundeng, tempe kecap, buncis wortel steam, dan semangka. Kandungan gizinya untuk porsi besar mencapai energi 645 kkal, protein 22,2 gram, lemak 30,8 gram, karbohidrat 69,6 gram, dan serat 1,2 gram,” kata Firmansyah kepada wartawan, Jumat (30/10/2026).

Pada Selasa, menu yang disajikan berupa nasi putih, chicken katsu saus asam manis, tempe goreng, tumis labu siam dan jagung, serta buah lengkeng. Kandungan gizinya mencapai energi 597,4 kkal, protein 20,5 gram, lemak 18,8 gram, karbohidrat 85 gram, dan serat 2,6 gram untuk porsi besar.

Sementara pada Rabu, penerima manfaat mendapatkan nasi telur balado, tahu crispy, pakcoy garlic, dan apel. Menu tersebut memiliki kandungan energi 609,8 kkal, protein 16,6 gram, lemak 20,8 gram, karbohidrat 88,6 gram, serta serat 2,5 gram.

Kemudian, pada Kamis, menu yang disiapkan terdiri dari nasi, ayam geprek, sambal, tempe orek, timun, dan jeruk. Kandungan gizinya mencapai energi 690,1 kkal, protein 24,7 gram, lemak 31,7 gram, karbohidrat 76,7 gram, dan serat 1,9 gram.

Adapun pada Jumat, menu yang dihadirkan berupa nasi putih, bawal goreng tepung, tahu goreng, capcai wortel brokoli, serta lengkeng. Kandungan gizinya mencapai energi 574,2 kkal, protein 25 gram, lemak 15,8 gram, karbohidrat 83,6 gram, dan serat 1,9 gram.

Menurut Firmansyah, variasi menu tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas pelayanan MBG sekaligus memberikan pilihan makanan yang beragam kepada penerima manfaat.

Selain memperhatikan kandungan nutrisi, SPPG Pandeglang Sindangresmi juga mengedepankan aspek keamanan pangan melalui penerapan standar kebersihan dan sanitasi.

“Setiap menu sudah melalui perhitungan gizi dan memperhatikan standar keamanan pangan SLHS. Kami juga berupaya menggunakan bahan baku yang berasal dari petani dan pelaku UMKM lokal di wilayah Desa Sindangresmi, Kecamatan Sindangresmi,” ungkapnya.

Tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan, SPPG Pandeglang Sindangresmi juga berupaya membangun keterbukaan informasi kepada masyarakat, khususnya orang tua penerima manfaat.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni dengan aktif menginformasikan menu harian melalui media sosial TikTok dan Instagram melalui akun @sppg.sindangresmipandeglang.

Dengan adanya informasi tersebut, orang tua dan masyarakat dapat mengetahui variasi makanan yang disajikan setiap harinya. Keterbukaan ini sekaligus menjadi sarana komunikasi antara pengelola SPPG dan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan program MBG.

Di sisi lain, upaya memanfaatkan bahan baku dari petani dan pelaku UMKM lokal juga menjadi perhatian SPPG Pandeglang Sindangresmi. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, khususnya di wilayah Desa Sindangresmi.

Firmansyah berharap, pelaksanaan program MBG melalui SPPG Pandeglang Sindangresmi dapat memberikan manfaat lebih luas, baik dalam mendukung pemenuhan gizi maupun meningkatkan konsentrasi belajar siswa.

“Dengan menu yang beragam dan bergizi, diharapkan program MBG dapat mendukung peningkatan kesehatan, konsentrasi belajar siswa, serta menggerakkan ekonomi lokal di Kabupaten Pandeglang,” pungkasnya.

Melalui variasi menu, perhitungan kandungan gizi, perhatian terhadap keamanan pangan, serta keterbukaan informasi, SPPG Pandeglang Sindangresmi terus berupaya menjaga kualitas pelayanan dalam mendukung keberhasilan program Makan Bergizi Gratis.(*)

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi