Melon Premium Cileles Jadi Peluang Baru Agrobisnis Lebak, Kadin Dorong Petani Perluas Pasar

Yayat - JuaraMedia
20 Sep 2026 17:20
Pertanian 0 39
3 menit membaca

Caption : Panen Melon Premium Cileles Jadi Peluang Baru Agrobisnis Lebak. 

JUARAMEDIA, LEBAK – Budidaya melon premium mulai membuka peluang baru bagi pengembangan agrobisnis di Kabupaten Lebak.

Hal itu terlihat dari keberhasilan Kelompok Tani (Poktan) Cilimus Mulya Sejahtera di Desa Prabugantungan, Kecamatan Cileles, yang memanen Rock Melon dan Golden Melon setelah melalui perawatan intensif selama 62 hari.

Potensi tersebut mendapat perhatian Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Lebak yang mendorong petani memperluas akses pasar dan mengembangkan kemitraan agar produk hortikultura lokal memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Panen melon premium tersebut berlangsung di Blok Kedaung, Kampung Ciapus, Desa Prabugantungan, Kecamatan Cileles, Minggu (20/9/2026). Kegiatan panen dipimpin langsung Ketua Kadin Kabupaten Lebak, Robby Sumantri Jayabaya.

Dua varietas yang dipanen, yakni Rock Melon dan Golden Melon, dikembangkan melalui proses budidaya dan perawatan secara intensif selama kurang lebih 62 hari.

Hasil panen disebut memiliki kualitas premium dengan karakter rasa manis dan tekstur renyah. Kondisi tersebut dinilai menjadi modal penting untuk mendorong komoditas melon lokal masuk ke segmen pasar dengan nilai jual yang lebih tinggi.

Robby Sumantri Jayabaya mengatakan, pengembangan pertanian tidak cukup hanya berfokus pada proses produksi. Menurutnya, petani juga membutuhkan dukungan dalam hal pemasaran agar hasil panen dapat terserap dengan baik dan memberikan nilai ekonomi yang optimal.

Kadin Lebak, kata Robby, berupaya mengambil peran dalam membangun ekosistem usaha tersebut, mulai dari membuka akses pasar hingga menjalin kemitraan dengan petani.

“Kadin Lebak berkomitmen untuk hadir dan mendampingi para petani, bukan hanya pada proses produksi atau budidaya saja. Kami juga membantu membuka akses pasar dan bertindak sebagai mitra serap (offtaker) produk lokal agar memiliki nilai jual yang tinggi serta kompetitif,” ujar Robby.

Menurutnya, keberhasilan Poktan Cilimus Mulya Sejahtera dapat menjadi salah satu contoh bahwa komoditas hortikultura memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai usaha yang bernilai ekonomi.

Penguatan akses pasar juga diharapkan dapat mendorong petani untuk meningkatkan kualitas dan konsistensi produksi, sehingga mampu memenuhi kebutuhan pasar secara berkelanjutan.

Pembina Poktan Cilimus Mulya Sejahtera, H. Agus R. Wisas, mengapresiasi dukungan Kadin Lebak terhadap pengembangan budidaya melon yang dilakukan kelompok tani tersebut.

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam mendorong pengembangan pertanian berbasis komoditas bernilai tambah.

Kemitraan antara kelompok tani dengan pelaku usaha diharapkan tidak berhenti pada momentum panen. Kerja sama tersebut dapat dikembangkan lebih jauh, termasuk dalam penguatan produksi, pemasaran, distribusi hingga pengembangan pasar.

Dengan pola kemitraan yang berkelanjutan, petani diharapkan tidak hanya berperan sebagai produsen, tetapi juga memiliki posisi yang lebih kuat dalam rantai usaha komoditas pertanian.

Panen Rock Melon dan Golden Melon di Cileles menunjukkan adanya peluang pengembangan komoditas hortikultura di Kabupaten Lebak.

Melon premium memiliki karakteristik pasar yang berbeda dengan komoditas pertanian pada umumnya. Karena itu, kualitas produk, kontinuitas produksi, pengemasan serta akses terhadap konsumen menjadi sejumlah aspek yang perlu diperhatikan dalam pengembangan usaha.

Kehadiran mitra usaha atau offtaker juga dapat menjadi bagian dari upaya mempertemukan hasil produksi petani dengan kebutuhan pasar.

Pengembangan tersebut pada akhirnya diharapkan dapat menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi petani sekaligus membuka peluang ekonomi baru di wilayah pedesaan.

Panen melon premium di Cileles pun menjadi gambaran bahwa potensi pertanian Lebak tidak hanya bertumpu pada komoditas konvensional.

Dengan pengelolaan, pendampingan dan akses pasar yang tepat, hortikultura bernilai tinggi dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat.

Kadin Lebak mendorong agar keberhasilan Poktan Cilimus Mulya Sejahtera dapat menjadi inspirasi bagi kelompok tani lainnya untuk mengembangkan komoditas pertanian yang memiliki peluang pasar dan nilai tambah lebih besar.

Dengan memperkuat sinergi antara petani, dunia usaha dan pasar, pengembangan melon premium di Cileles diharapkan dapat menjadi salah satu langkah dalam mendorong pertumbuhan agrobisnis dan ekonomi berbasis pertanian di Kabupaten Lebak. (*)

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi