BPBD Banten Keluarkan Imbauan Darurat, Warga Diminta Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau

Yayat - JuaraMedia
6 Sep 2026 16:38
Banten 0 47
2 menit membaca

Caption : Himbauan BPBD Banten Terkiat Abu Vulkanik Anak Gunung Krakatau

JUARAMEDIA, SERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul sebaran abu vulkanik yang mulai berdampak di sejumlah wilayah Banten. Pemerintah Provinsi Banten meminta masyarakat tetap tenang, tidak panik, namun tetap mengikuti arahan petugas dan informasi resmi pemerintah.

Berdasarkan informasi resmi yang dihimpun, aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga. Masyarakat, wisatawan, dan nelayan dilarang melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas gunung api tersebut.

Dalam imbauan visual yang disebarkan BPBD Provinsi Banten, masyarakat diminta menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut saat berada di luar rumah. Penggunaan kacamata pelindung juga dianjurkan untuk mengurangi risiko iritasi akibat paparan abu vulkanik.

Selain itu, warga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika hujan abu terjadi dengan intensitas cukup pekat. Pintu, jendela, ventilasi, serta sumber air juga disarankan untuk ditutup dan dilindungi agar tidak terkontaminasi material vulkanik.

Ini 10 Imbauan BPBD Banten :

1.BPBD Provinsi Banten mengingatkan masyarakat untuk:

2.Menggunakan masker saat berada di luar rumah.

3.Memakai kacamata pelindung dari paparan abu vulkanik.

4.Mengurangi aktivitas di luar rumah saat hujan abu cukup pekat.

5.Menutup pintu, jendela, ventilasi, dan melindungi sumber air.

6.Menjaga kebersihan lingkungan dan membersihkan abu vulkanik dengan hati-hati.

7.Menghindari penggunaan kendaraan jika jarak pandang terganggu.

8.Tidak mendekati kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya.

9.Tidak menyebarkan maupun mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

10.Segera mencari pertolongan medis jika mengalami sesak napas atau gangguan kesehatan lainnya.

Tetap tenang dan terus memantau informasi resmi dari PVMBG, BNPB, BPBD, serta pemerintah daerah.

BNPB melaporkan dampak abu vulkanik telah terpantau di sejumlah daerah. Di Kabupaten Serang, pemantauan dilakukan di beberapa kecamatan yang terdampak, sementara pemerintah bersama unsur kebencanaan terus melakukan koordinasi dan pemantauan perkembangan kondisi di lapangan.

Gubernur Banten Andra Soni sebelumnya juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya dengan menggunakan masker ketika berada di wilayah yang terdampak sebaran abu vulkanik.

Masyarakat diimbau tidak panik dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Untuk perkembangan terkini aktivitas Gunung Anak Krakatau, warga diminta mengacu pada informasi resmi dari pemerintah dan lembaga terkait. (*)

 

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi