Bangun Jembatan Lewi Kukuk, Kades Sangiang Sebut Dewan Musa Hadirkan Harapan Baru

Yayat - JuaraMedia
30 Jul 2026 07:45
3 menit membaca

Caption : Gotong royong Warga Desa Sangiang di Pimpin Kades Nurhadi (kaos hitam topi hitam) dan dimotori Dewan Musa Bangun Jembatan Lewi Kukuk

JUARAMEDIA, LEBAK – Kepala Desa Sangiang, Kecamatan Malingping, Hadi Nuryadin, menyebut pembangunan Jembatan Lewi Kukuk oleh Anggota DPRD Provinsi Banten, Musa Weliansyah, telah menghadirkan harapan baru bagi masyarakat.

Jembatan yang menghubungkan Desa Sangiang dengan Desa Malingping Utara itu dinilai menjadi solusi atas kebutuhan akses transportasi yang selama ini dinantikan warga, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

Hadi mengatakan, atas nama Pemerintah Desa Sangiang dan seluruh masyarakat, dirinya menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Musa Weliansyah yang telah membangun jembatan menggunakan dana pribadi dan menggandeng semangat gotong royong masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Desa Sangiang dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Musa Weliansyah yang telah peduli kepada warga kami. Bantuan pembangunan jembatan ini akan kami manfaatkan, jaga, dan rawat sebaik-baiknya,” ujar Hadi, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, keberadaan Jembatan Lewi Kukuk menjadi harapan baru bagi masyarakat karena selama ini akses penghubung antarwilayah tersebut sangat dibutuhkan untuk menunjang mobilitas warga, aktivitas pertanian, hingga roda perekonomian desa.

Ia juga menyampaikan doa agar Musa Weliansyah senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan perlindungan dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

“Mudah-mudahan Pak Musa selalu dalam lindungan Allah SWT dan terus menjadi jembatan bagi aspirasi masyarakat kami ke tingkat yang lebih tinggi. Kami bersama masyarakat siap membantu dan mendukung beliau dalam berbagai kegiatan yang bertujuan untuk kepentingan masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, pembangunan Jembatan Lewi Kukuk berhasil dituntaskan hanya dalam waktu 21 hari. Pekerjaan dimulai pada 8 Juli 2026 dan selesai pada 29 Juli 2026 melalui gotong royong masyarakat Kampung Cibogo dan Kampung Lewi Kukuk.

Anggota DPRD Provinsi Banten sekaligus Wakil Ketua Komisi II DPRD Banten, Musa Weliansyah, mengatakan pembangunan tersebut merupakan bentuk kepeduliannya terhadap kebutuhan masyarakat yang selama bertahun-tahun menginginkan akses penghubung yang aman dan layak.

“Alhamdulillah, pembangunan jembatan ini dapat kami selesaikan dalam waktu 21 hari bersama masyarakat. Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kebutuhan warga yang sudah lama mengharapkan adanya akses yang lebih baik,” ujarnya.

Jembatan sepanjang sekitar delapan meter itu dibangun menggunakan beton mutu K-350 agar memiliki konstruksi yang kuat dan tahan lama.

Musa menjelaskan, kebutuhan beton mencapai 15 meter kubik. Sebanyak 10 meter kubik dibeli dengan biaya sekitar Rp13,5 juta, sedangkan lima meter kubik lainnya merupakan bantuan dari Beton Cipta Labuan (BCL).

“Alhamdulillah saya juga mendapat dukungan dari BCL. Dari total kebutuhan 15 meter kubik beton, saya membeli 10 meter kubik dengan biaya sekitar Rp13,5 juta, sementara lima meter kubik lainnya disumbangkan langsung oleh BCL. Saya mengucapkan terima kasih kepada Beton Cipta Labuan atas kepedulian dan dukungannya,” ungkap politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.

Menurut Musa, keberadaan Jembatan Lewi Kukuk akan memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi warga di Desa Sangiang dan Desa Malingping Utara.

Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat yang sejak awal ikut terlibat dalam proses pembangunan hingga penyelesaian jembatan.

“Keberhasilan pembangunan jembatan ini tidak lepas dari semangat kebersamaan masyarakat. Semoga jembatan ini memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Desa Sangiang dan Desa Malingping Utara,” tutupnya.

Pembangunan Jembatan Lewi Kukuk menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi antara kepedulian wakil rakyat, dukungan dunia usaha, serta semangat gotong royong masyarakat mampu menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan infrastruktur di pedesaan.

Jembatan yang kini berdiri kokoh tersebut diharapkan menjadi penggerak aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Malingping.(*)

 

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi