Dituding Sarkastik Kepada Wabup , Bupati Lebak Tegaskan Ucapannya untuk Motivasi

Yayat - JuaraMedia
31 Mar 2026 07:40
2 menit membaca

Caption : Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya

JUARAMEDIA,LEBAK – Dituding sarkastik usai menyinggung masa lalu Wakil Bupati Amir Hamzah dalam acara halal bihalal di Pendopo , Senin (30/3/2026) .Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya akhirnya memberikan klarifikasi. Ia menegaskan, pernyataan tersebut bukan untuk merendahkan, melainkan sebagai bentuk motivasi dan apresiasi atas perjalanan hidup wakilnya yang dinilai inspiratif.

Polemik ini mencuat setelah pernyataan Hasbi dalam forum halal bihalal Pemerintah Kabupaten Lebak di Rangkasbitung menuai reaksi beragam. Dalam kesempatan itu, Hasbi menyinggung latar belakang Amir Hamzah sebagai mantan warga binaan yang kini menjabat sebagai wakil bupati.

Menurut Hasbi, perjalanan hidup tersebut justru merupakan prestasi yang patut diapresiasi. Ia menilai kisah tersebut dapat menjadi contoh bagi masyarakat bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah dan meraih kepercayaan publik.

“Beliau itu pernah mendapat penghargaan karena statusnya sebagai mantan warga binaan yang berhasil menjadi wakil bupati. Artinya, itu sebuah prestasi,” ujar Hasbi kepada awak media.

Namun, pernyataan tersebut dinilai sebagian pihak kurang tepat disampaikan dalam forum resmi dan terbuka. Informasi yang beredar menyebutkan, Amir Hamzah merasa tersinggung dan sakit hati karena pernyataan tersebut dianggap menyentuh ranah pribadi.

Menanggapi hal itu, Hasbi membantah adanya niat untuk menyudutkan atau merendahkan wakilnya. Ia menyebut gaya penyampaiannya merupakan bagian dari karakter komunikasi pribadinya.

“Saya tidak ada maksud merendahkan. Itu murni bentuk motivasi,” tegasnya.

Di sisi lain, polemik ini turut mendapat sorotan dari berbagai kalangan. Pasalnya  pernyataan tersebut bernada sarkastik dan tidak tepat disampaikan dalam suasana halal bihalal yang seharusnya penuh kehangatan.

Sejumlah tokoh masyarakat juga mendorong agar persoalan ini segera diselesaikan secara kekeluargaan. Rekonsiliasi antara bupati dan wakil bupati dinilai penting agar sinergi kepemimpinan tetap terjaga.

Di tengah polemik yang berkembang, Hasbi memastikan roda pemerintahan Kabupaten Lebak tetap berjalan normal.

Ia menegaskan fokus pemerintah daerah saat ini adalah melanjutkan pembangunan dan memperbaiki tata kelola pemerintahan.

Polemik ini diharapkan segera mereda agar tidak mengganggu stabilitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Diketahui sebelumnya, Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah mengaku tersinggung atas ucapan Bupati Hasbi dalam sambutannya pada acara halalbihalal yang menyebut ” Mantan Napi ” kepada dirinya.  (*)

 

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi