
Caption : Robby Sumantri Jayabaya Ketika Dilantik Sebagai Ketua Kadin Lebak 2026–2031
JUARAMEDIA, LEBAK – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Lebak memasuki babak baru. Robby Sumantri Jayabaya resmi dilantik sebagai Ketua Kadin Lebak masa bakti 2026–2031, dengan agenda besar memperkuat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus mendorong masuknya investasi ke Kabupaten Lebak.
Pelantikan Robby berlangsung di Hotel Grand Keisha, Rabu (12/8/2026), dan dipimpin langsung Ketua Kadin Provinsi Banten, M. Azzari Jayabaya. Robby terpilih secara aklamasi melalui Musyawarah Kabupaten (Mukab) ke-VIII Kadin Lebak, meneruskan estafet kepemimpinan dari kakaknya, Vivi Sumantri Jayabaya.
Dalam kepemimpinan barunya, Robby menegaskan Kadin Lebak tidak boleh berhenti sebagai organisasi pengusaha yang bersifat seremonial. Menurutnya, Kadin harus hadir sebagai motor penggerak ekonomi daerah dan memberikan manfaat langsung bagi para pelaku usaha.
“Saatnya kita membangun Kadin yang lebih terbuka, adaptif, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh pelaku usaha, khususnya UMKM. Kita butuh Kadin yang inklusif dan mandiri Jembatan Dunia Usaha dan Pemerintah
Robby juga menyatakan komitmennya menjadikan Kadin Lebak sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Peran tersebut diarahkan untuk menjembatani kepentingan dunia usaha dengan kebijakan publik, sekaligus menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif.
Kadin Lebak di bawah kepemimpinan baru juga akan mendorong penguatan kapasitas pelaku UMKM, peningkatan daya saing produk lokal, serta pemanfaatan inovasi dan digitalisasi agar usaha daerah mampu menembus pasar yang lebih luas.
Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya, yang hadir dalam pelantikan tersebut, menilai sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi Lebak.
Menurut Hasbi, salah satu peluang strategis yang harus dikawal bersama adalah pengembangan Kawasan Peruntukan Industri di Kecamatan Cileles.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi sangat dibutuhkan. Momentum pembangunan kawasan industri di Cileles harus kita jadikan peluang agar Lebak bisa naik level secara ekonomi,” tegas Hasbi.
Ia berharap Kadin Lebak dapat mengambil peran konkret dalam menarik investor, sekaligus memastikan masyarakat dan pelaku usaha lokal tidak hanya menjadi penonton dari perkembangan kawasan industri.
“ Kami mengharapkan kontribusi konkret dari Kadin dalam menarik investor dan memberdayakan pelaku usaha lokal,” lanjutnya.
Terpilihnya Robby Sumantri Jayabaya juga menjadi bagian dari regenerasi kepemimpinan di tubuh Kadin Lebak. Kepemimpinan periode 2026–2031 diharapkan membawa pendekatan yang lebih modern, profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta berorientasi pada kebutuhan anggota.
Jajaran pengurus Kadin Lebak periode baru pun ditargetkan mampu memperkuat kemitraan dengan Pemkab Lebak, menciptakan iklim usaha yang sehat, membantu mendorong kemudahan perizinan, serta meningkatkan daya saing produk lokal.
Dengan tantangan sekaligus peluang investasi yang semakin terbuka, kepemimpinan Robby kini menghadapi pekerjaan besar: memastikan geliat investasi dan pembangunan industri di Lebak ikut menciptakan efek ekonomi bagi UMKM dan masyarakat lokal. (*budi)