Seminar Kartini 2026 di Lebak Tak Sekadar Seremonial: IDI–DWP Dorong Deteksi Dini Kanker Perempuan

Yayat - JuaraMedia
14 Apr 2026 12:24
Kesehatan 0 47
2 menit membaca

Caption : DI–DWP Lebak Gelar Seminar Kolaborasi Dorong Deteksi Dini Kanker Perempuan

JUARAMEDIA, LEBAK – Peringatan Hari Kartini 2026 di Kabupaten Lebak tak lagi sekadar seremoni. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Lebak bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) menghadirkan seminar kesehatan yang menitikberatkan pada deteksi dini kanker payudara dan serviks—dua ancaman serius bagi kesehatan perempuan..

Ketua IDI Cabang Kabupaten Lebak, Irfan Maulani, menegaskan bahwa momentum Kartini harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan. Menurutnya, semangat emansipasi yang diwariskan Raden Ajeng Kartini relevan untuk mendorong perempuan lebih sadar akan pentingnya kesehatan.

“Dulu perempuan dibatasi dalam akses pendidikan. Kini, perempuan punya kebebasan untuk berkarya, termasuk menjaga dan memperjuangkan kesehatannya sendiri,” ujar Irfan, Selasa (14/4/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan ini dirancang sebagai langkah konkret untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya perempuan, melalui layanan langsung dan edukasi medis yang aplikatif.

Dalam seminar tersebut, panitia menyediakan berbagai layanan seperti pemeriksaan USG payudara, skrining HPV DNA, pameran booth kesehatan, hingga doorprize untuk peserta.

Kegiatan ini mengusung tema kolaborasi IDI dan DWP dalam rangka Hari Kartini 2026 dengan fokus utama pada pencegahan kanker sejak dini.

Irfan menekankan, deteksi dini menjadi kunci utama dalam menekan angka kematian akibat kanker payudara dan serviks.

“Dengan pemahaman yang tepat, masyarakat bisa melakukan pencegahan lebih awal sebelum kondisi menjadi fatal,” jelasnya.

Seminar kesehatan ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 21 April 2026 mulai pukul 08.00 WIB di Aula PKK Kabupaten Lebak. Selain terbuka untuk masyarakat umum, kegiatan ini juga memberikan nilai tambah bagi tenaga medis

“Bagi anggota IDI, kami siapkan Satuan Kredit Profesi (SKP) pengabdian masyarakat dengan kuota terbatas hanya untuk 20 peserta,” tambahnya.

Untuk memperkuat nuansa Kartini, panitia juga mengimbau peserta mengenakan kebaya bagi perempuan dan batik bagi laki-laki sebagai simbol penghormatan terhadap perjuangan emansipasi perempuan Indonesia.

Melalui pendekatan edukatif dan layanan langsung, peringatan Hari Kartini di Lebak tahun ini diharapkan tak hanya membangkitkan semangat emansipasi, tetapi juga meningkatkan kesadaran perempuan akan pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari perjuangan masa kini. (*)

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi