SMPN 3 Cibadak Optimalkan Siswa Kelas Sembilan

Redaksi - JuaraMedia
5 Mar 2020 07:25
2 menit membaca

Kepala SMPN 3 Cibadak, Acep Daslir

Penulis:Syarif |Editor:Budy 

JUARAMEDIA.COM LEBAK – Meski pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di tingkat SMP masih beberapa bulan ke depan. Tetapi, Master Head atau Kepala di SMPN 3 Cibadak ini, justru memanfaatkan moment tersebut dengan menggenjot atau memberikan pelatihan khusus kepada siswa kelas IX (Sembilan) seperti tes tertulis maupun menggunakan komputer secara daring atau online.

“Mengingat pelaksanaan UNBK telah ditetapkan oleh pemerintah melalui Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) beberapa pekan lalu, tentunya momen ini kita gunakan sebaik mungkin agar siswa khususnya kelas IX saat melakukan ujian. Sedikitnya, mereka mengetahui pengalaman dari pelatihan-pelatihan yang kita berikan,” kata Kepala SMPN 3 Cibadak, Acep Daslir, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (5/3/2020).

Dijelaskannya, memang di sekolah SMPN 3 Cibadak untuk perlengkapan sarana pihaknya tidak memungkiri jika di sekolah yang saat ini ia pimpin masih kekurangan sarana komputer.

Namun hal tersebut, sambung dia, tidak mengurungkan niatnya untuk membatalkan pelaksanaan UNBK, meskipun ratusan siswa yang akan mengikuti ujian harus di bagi dua, pagi dan siang.

“Dengan memberikan pelatihan dan pembekalan di jauh-jauh hari jelang UNBK kepada siswa kelas IX, intinya agar mereka pasca pelaksanaan sudah tidak grogi atau kaku saat melangsungkan ujian dengan menggunakan komputer,” imbuhnya.

Acep Dasril menambahkan, upaya yang dilakukannya dalam mengoptimalkan dan memberikan kelancaran siswa saat ujian kedepan, tentu pihaknya telah menggelar beberapa pelatihan-pelatihan khusus. Salah satunya, menggelar simulasi penggunaan komputer layaknya seperti pelaksanaan UNBK sungguhan.

“Soal pelaksanaan, memang kami juga menyadari bahwa peralatan komputer di sekolah SMPN 3 Cibadak tidak mencukupi untuk melaksanakan UNBK, namun pada waktunya sebagian numpang di SMAN I Cibadak. Demikian juga tidak mengurangi untuk menjalankan  ujianan nasional dan UNBK,” terangnya.

Pihaknya berharap, setelah mereka melewati pelatih pelatihan yang diberikan oleh para deawan guru, pasca pelaksanaan ujian tersebut bisa menghasilkan yang terbàik.

“Mudah mudahan walau kekurangan fasilitas kami akan menjalankan ujian nasional dan UNBK bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan,” pungkasnya.

TIM REDAKSI
Author: TIM REDAKSI

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *