
Foto bersama usai kegiatan Pelatihan Kapasitas Kepala Desa Terpilih,di Pandeglang, Kamis (23/01/20).
Reporter : Deni |Editor : Budy
Pandeglang, JUARAMEDIA.COM – Sebanyak 17 Kepala Desa (Kades) terpilih dari 15 Kecamatan pada Pilkades serentak 2019 lalu diberikan pelatihan oleh DPMPD Pandelang.
“Seorang pemimpin harus punya inovasi. Sekarang bapak dan ibu menjabat Kepala Desa, yang belum dikerjakan oleh Kades sebelumnya harus dapat diselesaikan oleh pemimpin yang baru,” ungkap Bupati Irna Narulita pada kegiatan Pelatihan Kapasitas Kepala Desa Terpilih di Pandeglang, Kamis (23/01/20).
Diungkapkan Irna, sebelum membuat sebuah inovasi dan trobosan, Kades harus dapat melihat potensi yang ada di wilayahnya. “Lihat dulu potensi yang ada lalu kembangkan, sehingga potensi ini bisa menjadi kekuatan untuk pengembangan ekonomi masyarakat,” katanya.
Irna juga mengingatkan, anggaran dana desa cukup besar, untuk itu Kepala Desa harus bisa transparansi dan akuntabel terkait anggaran yang digunakan selama tahun berjalan.
“Dana Desa uang rakyat harus digunakan untuk pembangunan di desa dan kesejahteraan masyarakarakat desa, jangan coba bermain dengab dana desa karena hubungannya dengan penegak hukum,” tandasnya.
Masih kata Irna, dirinya meminta ada pilot project beberapa desa yang membuat pelayanan berbasis online, sehingga masyarakat dapat dilayani dengan mudah, dan cepat.”Sekarang era digital semua serba online, pelayanan yang diberikan harus lebih dipermudah,” ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Doni Hermawan mengatakan, ia sangat setuju apa yang disampaikan oleh Bupati. Kata dia, saat ini transparansi sangat dibutuhkan dalam mengelola dana desa.
“Itu yang kami tekankan kepada para kepala desa, pada pelatihan kali ini agar seluruh kegiatan pembangunan di desa dapat berjalan dengan baik dan bisa dipertanggungjawabkan,” katanya
Tidak ada komentar