Foto Menu MBG Viral Disorot, Pengelola Ungkap Kejanggalan dan Klarifikasi Fakta

Yayat - JuaraMedia
4 Agu 2026 10:33
MBG 0 47
2 menit membaca

Caption : SPPG Lebak

JUARAMEDIA, LEBAK – Foto menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang viral di media sosial dan memicu sorotan publik mendapat tanggapan dari pihak pengelola. Penanggung jawab yayasan sekaligus mitra penyedia layanan MBG di Kabupaten Lebak, Iwan Sunano, mengungkap sejumlah kejanggalan pada foto yang beredar dan menegaskan bahwa gambar tersebut tidak menggambarkan kondisi sebenarnya saat makanan didistribusikan kepada para siswa.

Menurut Iwan, foto yang menjadi perbincangan publik diduga diambil setelah makanan dibawa pulang, sehingga kemasan maupun isi menu sudah tidak sesuai dengan standar penyajian yang diterapkan oleh pihak penyedia.

“Yang menjadi sanggahan kami terhadap berita yang beredar itu adalah fotonya. Menu dalam foto tersebut sudah dibawa pulang dalam kemasan yang berbeda, sudah tercampur, dan terlihat ada kejanggalan. Secara standar, satu porsi besar berisi lima butir bakso dan porsi kecil empat butir. Namun, di foto terlihat ada tujuh butir bakso. Itu jelas tidak sesuai dengan prosedur standar kami,” ujar Iwan saat ditemui di dapur umum MBG, Selasa (4/8/2026).

Ia menjelaskan, menu yang didistribusikan ke sekolah disiapkan dalam kondisi segar dengan komposisi bakso, tahu, sayur capcay, dan buah melon. Seluruh proses produksi hingga distribusi dilakukan sesuai standar operasional untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan.

Iwan juga menegaskan bahwa dalam ketentuan pelaksanaan Program MBG, makanan wajib dikonsumsi di lingkungan sekolah dan tidak diperbolehkan dibawa pulang.

Menurutnya, aturan tersebut diterapkan untuk mencegah risiko makanan mengalami penurunan kualitas akibat waktu tempuh yang terlalu lama hingga sampai ke rumah penerima manfaat.

“Kalau dibawa pulang, perjalanan dari dapur ke sekolah lalu ke rumah bisa memakan waktu cukup lama. Kondisi itu berpotensi membuat makanan menjadi basi dan berisiko terhadap kesehatan anak,” katanya.

Untuk menjaga mutu makanan, pihak yayasan menerapkan jadwal produksi yang ketat. Porsi kecil mulai selesai dimasak sekitar pukul 03.00 WIB, kemudian didinginkan, diporsikan, dan dikemas mulai pukul 05.00 WIB sebelum didistribusikan ke sekolah sehingga tiba sekitar pukul 08.00 WIB. Sementara porsi besar tiba di sekolah sekitar pukul 10.00 WIB.

Layanan MBG yang dikelola yayasan tersebut saat ini mencakup wilayah SPPG Lebak, Kecamatan Cibadak.

Pihak pengelola berharap masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan informasi yang beredar di media sosial tanpa melakukan verifikasi, sehingga informasi yang diterima tetap akurat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. (*budi)

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi