Bawa Tim Aljazair Juara, Bupati Hasbi Ungkap Makna RSUD Cup bagi Pemkab Lebak

Yayat - JuaraMedia
31 Agu 2026 19:01
RSUD Cup 0 102
4 menit membaca

Caption : Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya Ketika Menyerahkan Piala kepada Plt Dirut RSUD Adjidarmo ,dr Firman 

JUARAMEDIA, LEBAK – Usai turut memperkuat Tim Aljazair hingga meraih juara Turnamen Sepak Bola RSUD Adjidarmo Cup Jilid V 2026, Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya mengungkapkan bahwa turnamen tersebut memiliki makna lebih dari sekadar pertandingan dan perebutan gelar juara.

Menurut Hasbi, RSUD Cup menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan, silaturahmi, dan rasa kekeluargaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak.

“Ini dalam rangka HUT RI. Saya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak mengucapkan terima kasih kepada sponsor, khususnya Bank Banten, serta para panitia dan pihak RSUD Adjidarmo,” kata Hasbi, Senin (31/8/2026)

Hasbi menilai kegiatan olahraga seperti RSUD Cup dapat menjadi ruang untuk membangun kedekatan antarkaryawan dan memperkuat rasa memiliki terhadap Kabupaten Lebak.

“Kita ini keluarga besar Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak. Bagaimana kalau keluarga tidak saling dekat dan tidak saling mendukung. Harapannya, semangat dan rasa memiliki terhadap Lebak semakin tinggi,” ujarnya.

Selain memberikan dukungan, Hasbi juga ikut turun langsung memperkuat Tim Aljazair pada partai final.

Mengenakan nomor punggung 17, Hasbi dipercaya menjadi kapten Tim Aljazair yang menghadapi Tim Kongo.

Pertandingan final berlangsung sengit dengan format 2 x 25 menit. Laga dipimpin wasit Agung Langit, dibantu hakim garis Khusnul dan Rizal.

Sejak awal pertandingan, kedua kesebelasan tampil terbuka. Aljazair berusaha menguasai permainan, sedangkan Kongo tampil disiplin dan beberapa kali mengandalkan serangan cepat.

Memasuki menit ke-19, Hasbi ditarik keluar dan digantikan pemain bernomor punggung 20.

Tak lama setelah itu, Kongo berhasil memecahkan kebuntuan.

Pemain nomor punggung 90, Aril, melepaskan tendangan dari jarak sekitar 30 meter. Bola meluncur deras dan berhasil menembus gawang Tim Aljazair.

Dalam kondisi tertinggal, Aljazair meningkatkan tekanan. Serangan demi serangan mulai dilancarkan untuk mencari gol penyeimbang.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pemain bernomor punggung 8 berhasil mencetak gol melalui sundulan setelah menerima assist dari pemain nomor punggung 10, Bule.

Skor berubah menjadi 1-1.

Gol tersebut membuat permainan semakin terbuka. Aljazair semakin percaya diri dan terus memberikan tekanan ke lini pertahanan Kongo.

Pemain nomor punggung 10 itu berhasil mencetak gol sekaligus membawa Aljazair berbalik unggul 2-1.

Kongo yang tidak ingin kehilangan gelar kemudian meningkatkan serangan. Namun, hingga pertandingan berakhir, upaya tersebut belum mampu menghasilkan gol penyama kedudukan.

Wasit Agung Langit akhirnya meniup peluit panjang.

Aljazair menang 2-1 atas Kongo dan memastikan diri sebagai juara RSUD Adjidarmo Cup Jilid V 2026.

Kemenangan Aljazair tidak lepas dari kontribusi Bule.

Pemain nomor punggung 10 tersebut terlibat langsung dalam dua gol Aljazair. Ia memberikan assist untuk gol penyama kedudukan sebelum mencetak gol kedua yang sekaligus menjadi gol kemenangan.

Comeback tersebut membuat partai final berlangsung dramatis. Kongo yang sempat unggul 1-0 akhirnya harus mengakui keunggulan Aljazair dengan skor 2-1.

Sementara itu, Hasbi mengaku dirinya hanya sempat bermain sekitar setengah babak sebelum mengalami cedera.

“Kalau juara itu kebetulan saja. Saya tadi paling cuma setengah babak, langsung cedera,” ucapnya.

Hasil akhir Turnamen Sepak Bola RSUD Adjidarmo Cup Jilid V 2026 menempatkan:

Juara 1: Tim Aljazair (Pemda)
Juara 2: Tim Kongo (RSUD)
Juara 3: Tim Haiti (RSUD)

Dengan hasil tersebut, Aljazair berhasil mengangkat trofi setelah melewati final penuh drama.

Plt Direktur Utama RSUD Adjidarmo, dr. Firman, mengatakan RSUD Cup tahun ini telah memasuki penyelenggaraan kelima.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat kembali digelar pada tahun berikutnya.

“Alhamdulillah, kami meneruskan kegiatan ini. Ini sudah yang kelima, jilid lima. Insya Allah kalau ada kesempatan, ada waktu dan ada umur, tahun depan kita gelar lagi,” kata Firman.

Terkait besaran hadiah bagi para juara, Firman menyerahkan sepenuhnya kepada panitia pelaksana.

“Untuk hadiah semuanya diserahkan kepada ketua panitia. Saya sama sekali tidak tahu,” ujarnya.

Menurut Firman, RSUD Cup diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi sepak bola, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persaudaraan, kebersamaan, dan dukungan antarpihak.

Ketua Panitia RSUD Adjidarmo Cup Jilid V 2026, Anza Farizi, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan pelaksanaan turnamen.

“Alhamdulillah gelaran RSUD Cup Jilid V 2026 berakhir dengan lancar. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada jajaran panitia dan semua pihak serta sponsor yang ikut terlibat dalam menyukseskan gelaran ini,” ujar Anza.

Ia berharap berakhirnya turnamen justru semakin mempererat hubungan antarpihak yang terlibat.

“Semoga dengan berakhirnya gelaran ini, silaturahmi antar-karyawan RSUD dan semua yang terlibat di dalamnya menjadi semakin erat lagi,” katanya.

Anza juga menyampaikan apresiasi kepada para sponsor, panitia, peserta, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga RSUD Cup Jilid V 2026 dapat berlangsung hingga selesai.

Dengan berakhirnya partai final, RSUD Adjidarmo Cup Jilid V 2026 resmi ditutup. Tim Aljazair keluar sebagai juara setelah melakukan comeback dramatis 2-1 atas Kongo.

Namun bagi Bupati Hasbi, kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan. Lebih dari itu, RSUD Cup diharapkan mampu menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, kebersamaan, dan rasa memiliki sebagai bagian dari keluarga besar Pemerintah Kabupaten Lebak. (*budi)

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi