
Caption : Penyerahan Bantuan Untuk Kasepuhan Situmulya
JUARAMEDIA, SUKABUMI – Pascamusibah kebakaran yang melanda Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) melalui Pengurus Daerah (PD) AMAN Banten Kidul menyerahkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp100 juta untuk mendukung percepatan pemulihan masyarakat adat.
Bantuan yang disalurkan pada Selasa (28/7/2026) itu menjadi wujud nyata solidaritas sekaligus komitmen AMAN dalam mendampingi komunitas adat yang terdampak bencana.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PD AMAN Banten Kidul, Jaro Jajang, yang mewakili Sekretaris Jenderal AMAN Pusat, Rukka Sombolinggi, kepada Ketua Adat Kasepuhan Ciptamulya, Abah Hendri, di lokasi terdampak kebakaran.
Jaro Jajang mengatakan, bantuan senilai Rp100 juta tersebut merupakan amanat dari Sekretaris Jenderal AMAN Pusat sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat adat yang sedang menghadapi masa sulit akibat musibah kebakaran.
“Bantuan berupa uang sebesar Rp100 juta ini merupakan amanat dari Sekjen AMAN Pusat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak sekaligus menjadi penyemangat dalam proses pemulihan,” ujar Jaro Jajang.
Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya memiliki nilai material, tetapi juga menjadi simbol kuatnya persaudaraan dan solidaritas antarmasyarakat adat di seluruh Nusantara.
Ia menegaskan, AMAN hadir bukan hanya memperjuangkan hak-hak masyarakat adat di tingkat kebijakan, tetapi juga turun langsung memberikan dukungan ketika komunitas adat mengalami bencana.
“Lebih dari sekadar bantuan material, dukungan ini menjadi simbol kuatnya ikatan persaudaraan masyarakat adat di seluruh Nusantara. Nilai gotong royong, saling menjaga, dan saling menguatkan menjadi fondasi utama dalam menghadapi setiap tantangan,” katanya.
Jaro Jajang menambahkan, kebakaran yang terjadi di Kasepuhan Ciptamulya bukan hanya menghanguskan bangunan fisik, tetapi juga berdampak terhadap ruang hidup dan keberlangsungan warisan budaya masyarakat adat yang telah dijaga secara turun-temurun.
Karena itu, ia berharap proses pemulihan tidak hanya difokuskan pada pembangunan kembali rumah-rumah warga, tetapi juga pada pemulihan kehidupan sosial, budaya, serta tatanan adat yang menjadi identitas masyarakat Kasepuhan Ciptamulya.
“Semangat kebersamaan yang diwariskan para leluhur menjadi kekuatan utama masyarakat adat untuk melewati masa-masa sulit. Dengan dukungan keluarga besar AMAN dari berbagai daerah, kami optimistis Kasepuhan Ciptamulya dapat bangkit kembali dengan martabat dan kemandirian,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Adat Kasepuhan Ciptamulya, Abah Hendri, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada keluarga besar AMAN atas bantuan serta perhatian yang diberikan kepada masyarakat adat di tengah musibah yang mereka alami.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi warga untuk segera bangkit dan membangun kembali kehidupan di Kasepuhan Ciptamulya.
Melalui aksi kemanusiaan ini, AMAN kembali menegaskan komitmennya untuk terus berada di garda terdepan dalam mendampingi masyarakat adat di berbagai daerah. Bagi AMAN, setiap musibah yang menimpa satu komunitas adat merupakan duka bersama yang harus dihadapi melalui semangat gotong royong, solidaritas, dan kebersamaan hingga proses pemulihan benar-benar tuntas.(Budi)