
Caption : Puskesmas Pamadegan Lebak Disorot Warga
JUARAMEDIA, LEBAK – Dugaan penolakan pasien rawat inap terjadi di Puskesmas Pamadegan, Kabupaten Lebak. Penolakan tersebut diduga dilakukan dengan alasan tenaga kesehatan sedang menjalani cuti bersama sehingga layanan rawat inap untuk sementara tidak beroperasi.
Peristiwa ini menjadi sorotan setelah keluarga pasien mengaku kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan saat membawa anggota keluarganya ke Puskesmas Pamadegan untuk menjalani perawatan.
Keluarga pasien menyebut, pasien bernama Herawati datang dengan kondisi sesak napas dan kepala pusing. Namun, menurut pengakuan keluarga, pasien tidak mendapatkan pelayanan maksimal hingga akhirnya pulang tanpa penanganan yang berarti
“Artinya 5 sampai 6 menit adik saya Herawati, keluhannya sesak napas dan kepala puyeng. Di PKM tidak sedikit pun dilayani sampai pulangnya aja,” ungkap Peri keluarga pasien kepada wartawan, Jumat (15/5/2026).
Tak hanya itu, keluarga juga mengaku kecewa lantaran sempat mendapat penjelasan bahwa pelayanan rawat inap tidak bisa dilakukan selama masa cuti bersama.
“Kami datang berharap pasien bisa dirawat, tetapi mendapat informasi bahwa rawat inap tidak melayani karena cuti bersama,” ujarnya.
Menurut keluarga, pihak Puskesmas juga sempat menyinggung soal penggunaan BPJS sebelum pasien mendapatkan pelayanan.
“Malah dia bilang gak bisa juga melayani pakai BPJS. Kan belum tentu pasien itu bayar pakai BPJS, siapa tahu bayar umum. Kalaupun punya BPJS, artinya layani dulu pasien tersebut, jangan berbicara dulu biaya,” kata keluarga pasien.
Kondisi ini memunculkan kritik dari masyarakat. Warga menilai pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang seharusnya tetap tersedia, termasuk saat libur nasional maupun cuti bersama.
Warga berharap pemerintah daerah memastikan adanya petugas piket atau skema pelayanan alternatif agar pasien yang membutuhkan penanganan medis tidak terlantar.
Sementara itu, Pihak Puskesmas Padegan ketika di konfirmasi, tak menjelaskan alasan penolakan.Tapi mempertanyakan identitas pasen.
” Siapa pasennya, Kapan ke Puskesmasnya, usia berapa dan ibu hamil bukan ?” kata Asep Plt Kapus Pamadegan, Sarageni, Kecamatam Cikulur, Sabtu 16 Mei 2026.(ika/budi)