
Caption : Hasbi Asyidiki Jayabaya Bupati Lebak bersama Tim Akreditasi RSUD Adjidarmo dan Dinas Kesehatan
JUARAMEDIA, LEBAK – Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya mengingatkan manajemen RSUD dr. Adjidarmo agar tidak hanya berorientasi pada pencapaian predikat akreditasi.
Ia meminta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan menjadi prioritas utama, sehingga masyarakat benar-benar merasakan pelayanan yang bersih, profesional, dan berkualitas, bukan sekadar bagus saat penilaian berlangsung.
Pesan tegas tersebut disampaikan Hasbi saat membuka survei akreditasi RSUD dr. Adjidarmo di Komite Medik Gedung C, Senin (2/11/2026).
Survei yang dilakukan Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP) tersebut merupakan bagian dari evaluasi terhadap pemenuhan standar mutu pelayanan, tata kelola, dan keselamatan pasien di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Lebak itu.
Dalam kesempatan tersebut, Hasbi menegaskan bahwa akreditasi tidak boleh hanya menjadi target administratif. Lebih dari itu, hasil penilaian harus sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurutnya, pembenahan pelayanan rumah sakit membutuhkan komitmen seluruh jajaran, dukungan anggaran yang memadai, serta koordinasi yang kuat dengan Dinas Kesehatan dan pemerintah daerah.
Ia juga mendorong manajemen rumah sakit untuk berani melakukan inovasi, tentunya berdasarkan kajian yang matang dan kebutuhan pelayanan di lapangan.
Hasbi turut mengingatkan agar setiap persoalan pelayanan tidak hanya diselesaikan melalui administrasi maupun laporan tertulis.
Ia meminta jajaran rumah sakit turun langsung dan memastikan berbagai persoalan benar-benar ditangani.
“Kebersihan dan peningkatan kualitas pelayanan yang baik bukan hanya saat survei akreditasi, melainkan sebagai budaya kerja sehari-hari,” tegasnya.
Menurut Hasbi, menjaga kebersihan lingkungan rumah sakit dan meningkatkan mutu pelayanan harus menjadi tanggung jawab seluruh tenaga kesehatan maupun unsur manajemen.
Ia berharap momentum survei akreditasi ini menjadi kesempatan bagi RSUD dr. Adjidarmo untuk terus berbenah, memperkuat standar pelayanan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah tersebut.
Hasbi juga optimistis, melalui komitmen dan kerja sama seluruh jajaran, predikat akreditasi paripurna RSUD dr. Adjidarmo dapat dipertahankan.
Sebagai informasi, proses survei akreditasi RSUD dr. Adjidarmo berlangsung hingga 3 November 2026. Penilaian tersebut mencakup pemenuhan standar mutu, tata kelola rumah sakit, dan keselamatan pasien.(*)