Dapur MBG Tungkupasir Diduga Tak Punya Pengelolaan Air Limbah, HPB Desak BGN Bertindak

Yayat - JuaraMedia
9 Okt 2026 12:57
MBG 0 109
2 menit membaca

Caption : Dapur MBG Tungkupasir 

JUARAMEDIA, LEBAK – Dugaan belum adanya pengelolaan air limbah di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlokasi di Kampung Tungkupasir, Desa Pasarkeong, Kabupaten Lebak, mendapat sorotan dari Himpunan Pemuda Banten (HPB).

Sekretaris HPB, Deden, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) turun tangan dan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi dapur MBG tersebut.

Deden menuding dapur MBG milik Ma’ruf itu diduga belum memiliki sistem pengelolaan air limbah yang memadai.

“Dapur MBG yang berlokasi di Kampung Tungkupasir diduga tidak memiliki pengelolaan air limbah. Kami meminta BGN segera melakukan pengecekan,” ujar Deden, Jumat (9/10/2026)

Menurut Deden, persoalan sanitasi dan pengelolaan limbah tidak boleh diabaikan dalam penyelenggaraan program MBG. Sebab, aktivitas dapur yang memproduksi makanan dalam jumlah besar tentunya menghasilkan limbah dari proses pencucian bahan makanan, peralatan memasak maupun aktivitas operasional lainnya.

Ia menilai pengawasan terhadap dapur MBG harus dilakukan secara menyeluruh. Bukan hanya memastikan makanan memenuhi standar, tetapi juga memastikan lingkungan dapur, sanitasi dan pengelolaan air limbah memenuhi ketentuan.

HPB meminta BGN tidak hanya mengandalkan laporan administratif, tetapi melakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya.

“Kalau memang ada dugaan seperti ini, BGN harus turun langsung. Cek apakah pengelolaan air limbahnya tersedia dan berfungsi atau tidak,” tegasnya.

Deden mengatakan langkah tersebut penting agar program MBG tidak hanya memenuhi tujuan penyediaan makanan bergizi, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan dan lingkungan di sekitar dapur.

Ia berharap hasil pemeriksaan nantinya dapat disampaikan secara terbuka sehingga masyarakat mengetahui apakah dapur MBG tersebut telah memenuhi standar operasional dan sanitasi yang dipersyaratkan.

Sementara itu, Ma’ruf selaku pemilik dapur MBG tersebut hingga berita ini ditayangkan belum memberikan tanggapan mengenai dugaan tidak adanya pengelolaan air limbah.

JUARAMEDIA telah berupaya melakukan konfirmasi melalui pesan WhatsApp maupun sambungan telepon. Namun, hingga berita ini diterbitkan, Ma’ruf belum memberikan respons.

Redaksi JUARAMEDIA tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Ma’ruf selaku pemilik dapur MBG maupun pihak terkait lainnya.

JUARAMEDIA akan terus mengikuti perkembangan informasi ini, termasuk apabila BGN melakukan pemeriksaan atau memberikan keterangan terkait dugaan tersebut. (*)

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi