Piala Soeratin U13-U15 Lebak Digelar, PSSI Bidik Talenta Muda untuk Masa Depan Sepak Bola

Yayat - JuaraMedia
12 Sep 2026 17:16
Sepak Bola 0 90
4 menit membaca

Caption : Ketua PSSI Lebak, Muamar Poto bersama Tim Suratin Sesaat Sebelum Pertandingan Digelar 

JUARAMEDIA, LEBAK – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Lebak menggelar Kompetisi Piala Soeratin U13 dan U15 Tahun 2026 sebagai salah satu upaya menjaring atlet muda potensial sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda Kabupaten Lebak untuk menunjukkan bakat dan keterampilannya di bidang sepak bola.

Kompetisi yang dijadwalkan berlangsung pada 12–13 September 2026 tersebut dipusatkan di Stadion Uwes Qorny, Kabupaten Lebak.

Ketua PSSI Kabupaten Lebak, Muamar Adi Prasetya, mengatakan Piala Soeratin bukan sekadar ajang perebutan gelar juara. Kompetisi ini menjadi bagian dari proses pembinaan sepak bola usia muda yang dilakukan secara berkelanjutan.

Menurut Muamar, kompetisi sangat penting untuk memberikan pengalaman bertanding kepada pemain muda sekaligus mengasah kemampuan teknis, mental, disiplin, dan sportivitas.

“Ini merupakan salah satu upaya kami di PSSI Lebak untuk menjaring atlet muda Lebak, juga memberikan ruang bagi generasi muda Kabupaten Lebak untuk menunjukkan bakat dan keterampilannya,” kata Muamar.

Muamar menegaskan, keberhasilan kompetisi usia muda tidak hanya diukur dari siapa yang keluar sebagai juara.

Lebih dari itu, Piala Soeratin diharapkan menjadi ruang bagi para pemain muda untuk memperoleh pengalaman bertanding, mengembangkan kemampuan dan membangun mental sebagai atlet.

“Kami ingin memberikan ruang kompetisi yang sehat bagi anak-anak usia dini untuk mengembangkan kemampuan dan mental bertanding. Piala Soeratin ini bukan hanya soal mencari juara, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan pemain sepak bola di Kabupaten Lebak,” ujarnya.

Ia berharap kompetisi tersebut dapat mempererat silaturahmi antarklub dan Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kabupaten Lebak.

Selain itu, pertandingan menjadi momentum untuk melihat secara langsung potensi pemain-pemain muda yang memiliki kemampuan dan prospek untuk dikembangkan ke jenjang yang lebih tinggi.

Berdasarkan Surat Edaran PSSI Kabupaten Lebak Nomor 007/PSSI-LBK/VII/2026, Piala Soeratin Kabupaten Lebak 2026 mempertandingkan dua kelompok usia, yakni U13 dan U15.

Untuk kategori U13, peserta merupakan pemain kelahiran 1 Januari 2013 hingga 31 Desember 2014.

Sedangkan kategori U15 diperuntukkan bagi pemain kelahiran 1 Januari 2011 hingga 31 Desember 2012.

Peserta diwajibkan berasal dari klub atau SSB yang telah terdaftar sebagai anggota PSSI Kabupaten Lebak serta memenuhi ketentuan administrasi keanggotaan.

Pendaftaran peserta dibuka mulai 3 hingga 10 September 2026. Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp250.000 untuk kategori U13 dan Rp300.000 untuk kategori U15.

Setelah proses pendaftaran ditutup, tahapan berikutnya dilanjutkan dengan drawing dan Match Coordination Meeting (MCM) pada 11 September 2026.

Muamar juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, khususnya Bupati Lebak, yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Piala Soeratin U13 dan U15 tahun 2026.

Menurutnya, dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam terselenggaranya kompetisi pembinaan sepak bola usia muda tersebut.

“Terima kasih kepada teman-teman, Bapak Bupati yang sudah mendukung pelaksanaan kegiatan ini serta para sponsor,” ujar Muamar.

Ia menyebut sejumlah pihak yang turut memberikan dukungan, di antaranya PT SPJ, Salen Group, Nathan Group, Bintang Medica, dan Kreasi Percetakan.

Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh unsur Sekolah Sepak Bola (SSB) yang telah berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.

“Terima kasih juga kepada seluruh unsur Sekolah Sepak Bola yang sudah ikut serta,” katanya.

Selain aspek prestasi, PSSI Kabupaten Lebak menekankan pentingnya sportivitas, disiplin, dan fair play selama kompetisi berlangsung.

Muamar mengajak seluruh pemain, klub, pelatih serta pihak terkait menjadikan Piala Soeratin sebagai proses pembelajaran bagi para pemain muda.

Menurutnya, pembinaan sepak bola usia muda membutuhkan proses panjang dan tidak bisa dilakukan secara instan.

“Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak mendapatkan pengalaman bertanding yang positif, berkembang sebagai pemain, serta menikmati proses kompetisi. Pembinaan usia muda harus dilakukan secara berkesinambungan,” pungkasnya.

Dengan digelarnya Piala Soeratin U13 dan U15 2026, PSSI Kabupaten Lebak berharap semakin banyak talenta muda daerah yang muncul dan mendapatkan kesempatan untuk berkembang.

Ajang tersebut sekaligus menjadi salah satu langkah membangun ekosistem pembinaan sepak bola di Kabupaten Lebak secara lebih terarah dan berkelanjutan, dengan dukungan pemerintah daerah, sponsor, klub, SSB, serta seluruh stakeholder sepak bola. (budi*)

 

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi