Helikopter SAR HR-3604 Sisir Selat Sunda, Pencarian 8 Orang Hilang Diperkuat dari Udara

Yayat - JuaraMedia
10 Sep 2026 15:22
2 menit membaca

 

JUARAMEDIA, JAKARTA – Upaya pencarian delapan orang yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Banten, terus diperkuat. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan helikopter Dauphin AS365 N3+ dengan nomor registrasi HR-3604 untuk menyisir wilayah pencarian dari udara, Kamis (10/9/2026).

Pengerahan helikopter menjadi langkah penting dalam operasi SAR gabungan mengingat luasnya wilayah perairan Selat Sunda serta sejumlah area yang sulit dipantau secara optimal melalui jalur darat maupun laut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, S.Sos., mengatakan helikopter HR-3604 berangkat dari Lanud Atang Sendjaja pada pukul 12.36 WIB.

Helikopter tersebut menjalankan rute JIExpo Kemayoran–Pantai Carita–BPBD Banten–kembali ke JIExpo Kemayoran untuk mendukung pemantauan udara di wilayah operasi pencarian.

Dalam penerbangan tersebut terdapat tujuh awak pesawat, yakni Letkol Pnb Endrik Setyo Utomo, Kapten Pnb Dimas Aribowo, Serka Deatry Mulianto, Sertu Moch Farhan, Serda Eki P. Ginting, Pratu Ronni Bagus H, dan Prada Brillian Muammar.

Menurut Al Amrad, dukungan udara diperlukan untuk memperluas jangkauan pencarian, terutama di kawasan sekitar Gunung Anak Krakatau dan perairan Selat Sunda.

“Pengerahan ini menambah kekuatan pencarian dari jalur udara, khususnya memantau wilayah luas di sekitar Gunung Anak Krakatau dan Selat Sunda yang sulit dijangkau dari darat maupun laut,” ujar Al Amrad.

Dari delapan orang yang hingga kini masih berstatus hilang, lima di antaranya merupakan jurnalis yang masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Salah satu nama yang menjadi perhatian adalah M. Bagus Khaerunnas, warga Cibahbul, Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Keberadaan Bagus bersama sejumlah orang lainnya hingga kini masih menjadi bagian dari fokus pencarian. Tim SAR terus melakukan penyisiran dengan mengoptimalkan berbagai sarana yang tersedia.

Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten bersama seluruh unsur SAR gabungan mengerahkan kekuatan melalui tiga jalur, yakni darat, laut, dan udara.

Pengerahan helikopter HR-3604 diharapkan dapat membantu mempersempit area pencarian dan memberikan gambaran kondisi wilayah yang sulit dipantau langsung oleh tim di permukaan.

Operasi pencarian terhadap kedelapan orang tersebut masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan berupaya menemukan keberadaan para korban secepatnya dengan memaksimalkan seluruh sumber daya yang tersedia.(*)

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi