Debu Hitam Diduga Abu Anak Krakatau Terasa hingga Lebak, Warga Cimarga Tutup Pintu dan Jendela

Yayat - JuaraMedia
6 Sep 2026 09:43
2 menit membaca

Caption : Warga Tengah Membersihkab Debu Hitam Diduga Abu Anak Krakatau

 

JUARAMEDIA, LEBAK – Debu hitam yang diduga merupakan abu dari aktivitas Gunung Anak Krakatau dilaporkan terasa hingga Kabupaten Lebak, Banten. Fenomena tersebut membuat warga di Desa Karyajaya, Kecamatan Cimarga, memilih menutup pintu dan jendela rumah untuk mencegah debu masuk ke dalam ruangan, Minggu (6/9/2026).

Salah seorang warga Desa Karyajaya, Umi, mengatakan keberadaan debu tersebut diketahui ketika suaminya sedang menyapu lantai teras rumah.

Menurutnya, debu yang ditemukan memiliki warna hitam dan jumlahnya cukup banyak. Debu tersebut juga terasa berbeda dari debu biasa.

“Ketika suami saya menyapu lantai teras rumah, banyak ditemukan debu hitam. Kalau diinjak juga terasa agak licin,” tutur Umi kepada JUARAMEDIA, Minggu (6/9/2026).

Tak hanya ditemukan di lantai teras rumah, debu berwarna hitam tersebut juga terlihat menempel di dedaunan di sekitar lingkungan tempat tinggal warga.

Fenomena tersebut membuat warga meningkatkan kewaspadaan. Untuk sementara, Umi bersama keluarganya memilih menutup sejumlah pintu dan jendela yang berpotensi menjadi akses masuknya debu ke dalam rumah.

Langkah itu dilakukan untuk mengurangi kemungkinan debu beterbangan masuk ke dalam ruangan, terutama apabila kondisi angin masih membawa material tersebut ke kawasan permukiman.

“Pintu dan jendela yang bisa menjadi jalan masuk debu sementara kami tutup,” ujarnya.

Kemunculan debu hitam tersebut menarik perhatian warga lantaran terjadi di tengah aktivitas Gunung Anak Krakatau yang berada di wilayah Selat Sunda.

Meski demikian, hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang yang memastikan bahwa debu hitam yang ditemukan warga di Kecamatan Cimarga tersebut benar-benar merupakan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau.

Karena itu, dugaan mengenai sumber material tersebut masih memerlukan verifikasi dan kajian lebih lanjut dari instansi terkait.

Masyarakat diimbau tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan. Warga yang menemukan material serupa juga dapat mendokumentasikan kondisi lingkungan dan mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang.

JUARAMEDIA akan terus menghimpun informasi terkait fenomena debu hitam yang dirasakan warga di Kabupaten Lebak serta menunggu penjelasan resmi mengenai sumber material tersebut.(*)

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi