
Caption : Jalan RT Hardiwinangun-Tirtayasa Pasar Rangkasbitung Ditutup
JUARAMEDIA, LEBAK – PT KAI membantah ide penutupan Jalan RT Hardiwinangun-Tirtayasa, Pasar Rangkasbitung bukan merupakan idenya. Melainkan usulan pemerintah daerah Kabupaten Lebak.
” Kami hanya ketempatan dan tidak melakukan penutupan , itu kewenangan pemerintah daerah Kabupaten Lebak” Ujar Joko Utomo kepala Statsiun Rangkasbitung kepada AKURAT, CO di Rangkasbitung, Rabu (9/8/2023).
Menurut Joko, pihaknya tidak tahu menahu dengan adanya penutupan itu.
” Nuhun sewu (mohon maaf) saya disini baru, dulu – dulunya penutupan itu permintaan siapa , kami tidak tahu? ” Katanya.
” Jujur, dengan adanya demo ini, kami ikut ribet juga ” Imbuh Joko.
Joko juga menjelaskan, Statsiun Rangkasbitung ini akan dibangun Statsiun Ultimate, seperti Statsiun Tanah Abang dan Jatinegara.
” Dan terkait penutupan kita hanya ketempatan” Katanya.
Sekedar diketahui, Kementerian Perhubungan berencana akan membangunan stasiun Rangkasbitung menjadi stasiun Rangkasbitung Ultimate dengan kapasitas dapat menampung hingga 85.000 penumpang per hari dan ditargetkan selesai pada 2024 mendatang.
Selain itu, Stasiun Rangkasbitung ini juga diproyeksikan menjadi Stasiun Hub di Banten. Sejumah rute kereta ke Jabodetabek dan Banten Selatan akan dilayani melalui stasiun ini.
Stasiun Rangkasbitung akan diperbesar juga sebagai persiapan untuk revitalisasi rute kereta Rangkasbitung-Labuan Pandeglang yang sudah berhenti beroperasi sejak tahun 1980an. (ade)