Perangi Stunting, Ketua TP PKK Lebak Sambangi Anak Asuh di Desa Curugpanjang

Yayat - JuaraMedia
7 Agu 2026 15:59
Daerah 0 29
3 menit membaca

Caption :  Ketua TP PKK Lebak, Belia Hasbi Asyidiki Jayabaya Sambangi Anak Asuh Penderita Stunting di Desa Curugpanjang

JUARAMEDIA, LEBAK– Upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Lebak terus diperkuat melalui aksi nyata di lapangan.

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Lebak sekaligus Ketua TP Posyandu, Belia Hasbi Asyidiki Jayabaya, menyambangi anak asuh penderita stunting di Desa Curugpanjang, Kecamatan Cikulur, Jumat (7/8/2026), sebagai implementasi Program Bapak Asuh yang diinisiasi Bupati Lebak, Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Lebak dalam memastikan setiap anak yang mengalami stunting memperoleh pendampingan secara berkelanjutan, mulai dari pemenuhan gizi, pemantauan kesehatan, edukasi pola asuh, hingga pembinaan keluarga agar tumbuh kembang anak dapat berlangsung secara optimal.

Didampingi jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Lebak, Belia menyempatkan diri berdialog langsung dengan orang tua anak untuk mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi selama proses pemenuhan gizi dan perawatan.

Menurutnya, penanganan stunting tidak cukup hanya melalui pemberian bantuan sesaat, tetapi harus dibarengi dengan pendampingan yang konsisten dan berkelanjutan.

“Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, saya berdialog langsung dengan orang tua anak untuk mendengarkan kendala yang dihadapi. Penanganan stunting membutuhkan sentuhan kemanusiaan, kepedulian, dan pendampingan yang konsisten,” ujar Belia.

Belia menjelaskan, Program Bapak Asuh merupakan salah satu strategi yang digagas Bupati Lebak agar setiap anak yang teridentifikasi mengalami stunting mendapatkan perhatian langsung dari para pemangku kepentingan.

Melalui program tersebut, pemerintah berharap penanganan stunting tidak hanya dilakukan oleh tenaga kesehatan, tetapi juga melibatkan seluruh unsur masyarakat, mulai dari keluarga, kader PKK, kader Posyandu, pemerintah desa, hingga organisasi perangkat daerah.

Ia optimistis angka stunting di Kabupaten Lebak dapat terus ditekan apabila seluruh pihak bersinergi menjalankan perannya masing-masing.

“Keberhasilan penanganan stunting tidak cukup hanya dengan bantuan. Yang lebih penting adalah membangun kesadaran keluarga tentang gizi seimbang, pola hidup bersih dan sehat (PHBS), serta kasih sayang dalam pengasuhan,” tegasnya.

Belia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal tumbuh kembang anak sejak usia dini. Menurutnya, investasi terbesar sebuah daerah adalah melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Program Bapak Asuh diharapkan menjadi gerakan bersama dalam mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Lebak sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Kunjungan tersebut juga menegaskan komitmen TP PKK Kabupaten Lebak dalam mendukung program prioritas pemerintah daerah di bidang kesehatan masyarakat.

Sejalan dengan visi Kabupaten Lebak RUHAY (Rukun, Unggul, Hegar, Aman, dan Yakin), kolaborasi seluruh elemen diharapkan mampu memastikan setiap anak memperoleh hak atas gizi, kesehatan, dan pengasuhan yang layak sehingga tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, cerdas, dan berkarakter. (*budi)

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi