Gerak Cepat Tangani Genangan di Alun-alun Rangkasbitung, PUPR Lebak Turunkan Tim ke Lapangan

Yayat - JuaraMedia
1 Nov 2026 16:44
2 menit membaca

Caption : Dade Plt Kadis PUPR ketika Memantau Tim Dalam Mengatasi Genangan Air di Alun-alun Rangkasbitung

JUARAMEDIA, LEBAK – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak bergerak cepat menangani genangan air yang terjadi di kawasan Alun-alun Rangkasbitung setelah diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi.

Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai bentuk respons terhadap kondisi genangan yang kerap terjadi di kawasan ruang publik kebanggaan masyarakat Kabupaten Lebak tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lebak, H. Dade Ian Apriyandi, menjelaskan bahwa salah satu penyebab utama genangan adalah tidak berfungsinya sistem drainase secara optimal.

Menurutnya, kondisi tersebut dipicu oleh banjir yang sebelumnya melanda area sekitar lapangan basket di dalam kompleks Alun-alun Rangkasbitung. Akibatnya, saluran drainase mengalami gangguan sehingga aliran air tidak dapat terbuang secara maksimal.

“Drainasenya tidak berfungsi akibat banjir di sekitar tempat basket. Jadi, air tidak bisa terbuang maksimal dan akhirnya menggenang, maka dari itu kita turunkan tim untuk mengatasinya ,” ujar Dade saat diwawancarai di lokasi, Minggu (1/11/2026).

Ia mengatakan, tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir turut memperparah kondisi tersebut. Material bawaan banjir yang masuk ke saluran pembuangan diduga menyebabkan aliran air terhambat.

Menindaklanjuti kondisi itu, Dinas PUPR Kabupaten Lebak langsung menerjunkan tim ke lapangan untuk melakukan pengecekan sekaligus penanganan terhadap saluran drainase yang mengalami gangguan.

“Kami sudah turunkan tim untuk melakukan penanganan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat genangan bisa teratasi dan fungsi pembuangannya kembali normal,” jelasnya.

Dade menegaskan, penanganan genangan menjadi bagian dari upaya PUPR Lebak dalam menjaga kenyamanan dan fungsi fasilitas publik, khususnya kawasan Alun-alun Rangkasbitung yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat.

Selain penanganan teknis, ia juga mengajak masyarakat dan para pengunjung untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah ke saluran drainase.

Menurutnya, kesadaran masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran aliran air dan mencegah terjadinya penyumbatan saluran.

Ke depan, PUPR Lebak juga akan melakukan evaluasi terhadap sistem drainase di kawasan pusat Kota Rangkasbitung sebagai langkah antisipasi menghadapi musim hujan.

Melalui respons cepat, penanganan langsung di lapangan, serta evaluasi infrastruktur drainase, Dinas PUPR Kabupaten Lebak berupaya memastikan kawasan Alun-alun Rangkasbitung tetap nyaman, aman, dan dapat dimanfaatkan masyarakat sebagaimana mestinya. (budi)

 

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi