PGIN Lebak Buktikan Solidaritas: Anggota Sakit hingga Berduka Organisasi Hadir

Yayat - JuaraMedia
19 Sep 2026 10:05
Sosial 0 50
3 menit membaca

Caption : PGIN Lebak Buktikan Solidaritas

JUARAMEDIA, LEBAK – Solidaritas bukan sekadar slogan. Perkumpulan Guru Inpassing Nasional (PGIN) Kabupaten Lebak membuktikannya dengan menghadirkan kepedulian nyata bagi anggota yang sedang sakit maupun tertimpa musibah.

Melalui dana sosial yang bersumber dari kas anggota, PGIN memberikan bantuan hingga Rp2 juta bagi anggota yang menjalani perawatan di rumah sakit dan maksimal Rp5 juta untuk anggota yang meninggal dunia.

Kepedulian tersebut kembali ditunjukkan Ketua PC PGIN Kabupaten Lebak, Roma Haryanto, saat menjenguk salah seorang anggota yang tengah menjalani perawatan setelah melahirkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Malingping, Sabtu (19/9/2026).

Dalam kunjungan itu, Roma tidak hanya hadir memberikan dukungan moril, tetapi juga menyalurkan dana sosial kepada anggota yang sedang menjalani perawatan.

Bagi PGIN Lebak, kehadiran pengurus di tengah kondisi sulit yang dialami anggota menjadi bagian penting dari semangat kebersamaan organisasi.

“Dana sosial ini bersumber dari kas anggota PGIN dan memang diperuntukkan bagi anggota yang membutuhkan, baik ketika menjalani perawatan maupun saat keluarga anggota menghadapi musibah,” ujar Roma.

Program dana sosial tersebut menjadi salah satu bentuk solidaritas yang dibangun PGIN Kabupaten Lebak. Iuran anggota tidak hanya dipandang sebagai kewajiban organisasi, tetapi juga dikembalikan dalam bentuk kepedulian ketika ada anggota yang membutuhkan.

Untuk anggota yang menjalani perawatan di rumah sakit, bantuan yang diberikan maksimal Rp2 juta. Sementara bagi anggota yang meninggal dunia, PGIN mengalokasikan bantuan maksimal Rp5 juta.

Besaran tersebut merupakan bentuk dukungan organisasi sesuai ketentuan dana sosial yang dikelola dari kas anggota.

Kehadiran program itu sekaligus memberikan pesan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya terletak pada struktur kepengurusan maupun jumlah anggotanya, tetapi juga pada rasa saling peduli yang tumbuh di antara sesama anggota.

Salah seorang anggota PGIN yang tengah menjalani perawatan, Yeni Mas’amah, mengaku senang sekaligus terharu mendapat perhatian langsung dari pengurus.

Menurutnya, kunjungan tersebut memberikan kebanggaan tersendiri karena di tengah kondisi yang sedang dihadapi, dirinya merasa mendapat dukungan dari keluarga besar PGIN.

“Saya senang ditengok pengurus. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya sebagai anggota PGIN. Terima kasih atas perhatian dan bantuannya,” ujar Yeni.

Ia juga mengaku semakin bangga menjadi bagian dari PGIN karena organisasi tidak hanya hadir dalam kegiatan formal, tetapi juga memberikan perhatian ketika anggotanya sedang membutuhkan.

Kepedulian seperti ini diharapkan dapat semakin memperkuat rasa kebersamaan di kalangan anggota PGIN Kabupaten Lebak.

Organisasi guru tidak hanya menjadi tempat untuk berhimpun dan memperjuangkan kepentingan bersama, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk membangun solidaritas sosial.

Bagi anggota, perhatian sederhana seperti kunjungan, dukungan moril, dan bantuan sosial dapat memiliki arti besar, terutama ketika sedang menghadapi masa sulit.

Semangat tersebut sekaligus menjadi motivasi agar para anggota semakin merasa memiliki organisasi.

PGIN Lebak ingin menunjukkan bahwa menjadi bagian dari organisasi bukan hanya tentang tercatat sebagai anggota, melainkan juga tentang tumbuh bersama dalam semangat saling peduli, saling menguatkan dan hadir ketika sesama anggota membutuhkan.

Dengan semangat itu, keberadaan PGIN diharapkan semakin memberikan manfaat nyata bagi para guru dan memperkuat rasa bangga menjadi bagian dari keluarga besar PGIN Kabupaten Lebak. (*)

 

 

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi