5 Rumah Warga MBR di Lebak Dibedah, Kolaborasi PPATK-BTN Jadi Bukti Kepedulian untuk Hunian Layak

Yayat - JuaraMedia
13 Agu 2026 16:08
Daerah 0 23
2 menit membaca

Caption : Wakil Bupati Lebak

 

JUARAMEDIA, LEBAK – Lima unit rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kabupaten Lebak mendapat perbaikan melalui Program Bedah Rumah bertajuk “Rumah Bersih, Keuangan Bersih”. Program ini merupakan kolaborasi Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. atau BTN.

Peresmian program tersebut dihadiri Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah dan berlangsung di Kampung Alun-Alun RT 06/02, Desa Warunggungung, Kecamatan Warunggungung, Kabupaten Lebak, Kamis (13/8/2026).

Program sosial tersebut digelar dalam rangka memperingati Gerakan Nasional 24 Tahun Rezim Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APUPPT) Indonesia.

Kegiatan mengusung visi “Menyatukan Langkah Indonesia Anti Pencucian Uang (MULIA)”.

Di Kabupaten Lebak, program tersebut diwujudkan melalui perbaikan lima unit rumah warga berpenghasilan rendah sebagai bagian dari upaya mendorong masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.

Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah menyampaikan apresiasi kepada PPATK dan BTN yang telah memberikan perhatian langsung kepada masyarakat melalui program bedah rumah.

Menurut Amir, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan hunian layak.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Melalui program bedah rumah ini, masyarakat kami yang berpenghasilan rendah sangat terbantu. Sekali lagi, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujar Amir Hamzah.

Amir menegaskan, Pemerintah Kabupaten Lebak juga terus menjalankan berbagai program untuk membantu masyarakat miskin. Salah satunya melalui program rumah tidak layak huni (RTLH) yang pembiayaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan penyediaan rumah layak huni merupakan bagian dari upaya membangun kesejahteraan sekaligus memperkuat integritas keluarga.

Ia menyebut program bedah rumah tersebut menjadi salah satu bentuk nyata gerakan nasional serta dukungan terhadap kebijakan dan arahan Presiden untuk masyarakat.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Nixon Napitupulu menilai persoalan hunian layak masih menjadi pekerjaan besar secara nasional.

Sebagai bank yang memiliki mandat dalam pembiayaan perumahan rakyat, BTN, kata Nixon, terus berperan dalam membuka akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Program bedah rumah di Lebak tersebut sekaligus menunjukkan bahwa persoalan hunian tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik rumah, tetapi juga menyangkut upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Kolaborasi antara PPATK, BTN, dan pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat kepedulian terhadap masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus memperluas akses terhadap hunian yang layak dan sehat. (*)