Bupati Lebak Temui Wabup dan Perkuat Komunikasi Pemerintahan

Yayat - JuaraMedia
1 Apr 2026 16:50
Daerah 0 74
2 menit membaca

Caption : Bupati & Wakil Bupati Lebak Damai

JUARAMEDIA, LEBAK – Drama polemik yang mencuat dalam acara halalbihalal Pemerintah Kabupaten Lebak akhirnya berujung damai. Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya mendatangi kediaman Wakil Bupati Amir Hamzah, Rabu (1/4/2026), sebagai langkah rekonsiliasi sekaligus komitmen memperbaiki gaya komunikasi yang sebelumnya menuai sorotan publik.

Langkah Bupati Lebak tersebut menjadi sinyal meredanya ketegangan di internal Pemerintah Kabupaten Lebak, setelah pernyataannya dalam sambutan halalbihalal di Pendopo menuai kritik dari berbagai kalangan.

Dalam keterangannya, Hasbi menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan tanggung jawabnya secara pribadi. Ia menyampaikan langsung kepada Wakil Bupati bahwa dirinya siap melakukan evaluasi, khususnya dalam hal komunikasi.

“Saya sampaikan kepada Pak Wakil, bahwa apa yang terjadi kemarin adalah tanggung jawab saya. Ke depan tentu harus kita perbaiki, baik komunikasi maupun sikap,” ujar Hasbi.

Ia juga mengakui dirinya bukan sosok yang sempurna, sehingga kritik yang muncul dijadikannya sebagai bahan introspeksi untuk memperbaiki diri.

“Saya sebagai manusia tentu tidak sempurna. Ini menjadi bahan perbaikan ke depan, terutama dalam pola komunikasi,” tambahnya.

Hasbi turut mengapresiasi sikap legawa Amir Hamzah yang dinilai mampu meredam situasi dan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat di atas dinamika internal.

“Kami sepakat untuk kembali fokus pada kepentingan masyarakat. Kalau pimpinan tidak rukun, tentu akan berdampak tidak baik bagi daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah menyambut baik langkah rekonsiliasi tersebut. Ia menekankan pentingnya perbaikan komunikasi dan peningkatan kinerja pemerintahan sebagai tuntutan masyarakat.

“Masyarakat menuntut komunikasi yang baik dan kinerja yang maksimal. Kami sepakat untuk memperbaiki itu ke depan agar lebih harmonis,” ujar Amir.

Menurutnya, persoalan yang terjadi sebelumnya lebih disebabkan oleh pola komunikasi yang perlu dibenahi, tidak hanya antara dirinya dengan Bupati, tetapi juga secara menyeluruh di lingkungan pemerintahan.

“Ke depan pola komunikasi akan diperbaiki, bukan hanya dengan saya, tapi dengan semua pihak,” katanya.

Pertemuan kedua pimpinan daerah ini diharapkan menjadi titik balik dalam memperkuat soliditas Pemerintah Kabupaten Lebak. Publik kini menanti realisasi komitmen keduanya dalam menjaga keharmonisan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. (*)

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi