Sungai Ciujung Mengalami Kekeringan Ektrim, Warga Parung Kesulitan Air Bersih

Yayat - JuaraMedia
30 Sep 2023 03:46
Kabar Desa 0 153
2 menit membaca

Caption : Sungai Ciujung Mengalami Kekeringan Ektrim. 

JUARAMEDIA,LEBAK – Warga Kp Parung, Desa Sangiang Tanjung, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten butuh suplay air bersih.

Pasalnya, dampak dari kemarau yang berkepanjangan ini, satu – satunya sumber air (sungai Ciujung – red) mengalami kekeringan yang cukup ektrim).

Akibatnya, mereka kini kesulitan air bersih untuk memenuhi kebutuhan memasak, cuci dan yang lainnya.

” Air sungai Ciujung yang biasanya jadi konsumsi kebutuhan masyarakat sehari hari disini, baik untuk mencuci ataupun mandi saat ini  kondisinya kering. Kalaupun ada, airnya keruh dan berwarna kecokelatan” ujar Sunarya (38) warga Kp Parung kepada awak media, di Sangiang Tanjung, Jumat (28/9/2023).

Karena itu, kata Sunarya pihaknya berharap BPBD segera bisa menyuplay air bersih untuk warga Kp Parung tersebut.

” Kami sangat membutuhkan air bersih, sebab satu – satunya sumber air warga disini yaitu air sungai Ciujung, saat ini kondisinya mengalami kekeringan yang cukup ektrim.” katanya.

Pemerintah daerah Kabupaten Lebak melalui BPBD setempat , sambung Sunarya, semestinya cepet tanggap dan tidak harus menunggu laporan dari masyarakat saja.

” Turun dong ketiap-tiap Kampung atau Desa,karena masyarakat di kampung kami keadaanya tidak seperti di perkotaan, dikota ada PDAM ada yang memiliki Jet Pump  atau Satelit, disini tidak demikian” terang Sunarya.

Untuk itu kata Sunarya pihaknya juga berharap petugas PDAM dan BPBD agar turun meninjau sungai yang melintasi kampung Parung ini.

” Coba lihat seperti apa warna airnya, apakah layak untuk di konsumsi. Jangankan untuk minum, untuk kebutuhan mandi dan nyuci saja tidak layak” katanya.

Senada dikatakan Kemong Warga Parung lainnya. Menurutnya, air sungai yang biasanya besar dan dalam,semenjak musim kemarau yang berpanjangan mengalami kekeringan.

” Kami berharap ada bantuan dari mana saja untuk konsumsi air minum atau bantuan sarana air bersih dari pemerintah daerah dengan membuatkan pompanisasi ,” kilah Kemong. (jm)

 

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi