
Warga Bersama Aktivis dan Tukang Loading Pasir di Pesisir Cihara Meminta Keadialan Pemerintah
LEBAK | JUARAMEDIA.COM – Warga masyarakat wilayah pesisir muara Cihara sebagai kuli loding ( kuli menaikan pasir ke truk mengunakan sekop-red ) melakukan aksi unjuk rasa di pantai muara Cihara, meminta keadilan pemerintah atas ditutupnya tempat pengambilan pasir yang menjadi tempat mata pencaharian untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, Senin ( 22/3/2021).
Warga meminta agar pihak terkait dan pemerintah Kabupaten Lebak agar galian pasir di wilayah muara Cihara di buka kembali, karena ini berkaitan dengan kepentingan hajat hidup masyarakat kecil yang menggantungkan hidup disini.
Aktivis Lebak Selatan Rahmat Hidayat yang juga selaku Kordinator aksi mengungkapkan, bahwa penutupan lokasi pengambilan pasir di muara Cihara ini terkesan terjadi tebang pilih, kalau memang dikatakan ini lokasi tidak mengantongi izin. Karena menurut Rahmat, lokasi dan kegiatan serupa itu juga terjadi dan ada di Desa dan Kecamatan yang lain.
Jikalau berbicara dan diklaim, ujar Rahmat, bahwa ini area perhutani, kenapa juga galian-galian batu bara tidak berizin yang sudah berpuluh-puluh tahun berjalan yang jelas-jelas telah merugikan negara tidak ditutup dan terkesan terjadi pembiaran.
“Jangan hanya di muara Cihara saja yang di tutup, tapi semua harus di tertibkan, sesuai dengan aturan yang ada, sehingga tidak terkesan pilih kasih atau tebang pilih,” tegasnya.

“Karena galian pasir pantai bukan cuma di muara Cihara saja di antaranya ada di galian pasir pantai Rancalele di Desa Sukajadi dan ada galian pasir pantai di cikumpay Desa Panggarangan Kecamatan Panggarangan dan di Pantai Ciwaru Desa Bayah Barat Kecamatan Bayah,” imbuh Rahmat.
Lanjut Rahmat, kalau memang mau menertibkan atau menutup, kenapa hanya galian pasir pantai Cihara saja yang hanya menjadi mata pencaharian masyarakat kecil seperti ini.
“Kenapa para penambang pasir kuarsa dan penambang batu bara yang tidak memiliki izin, tidak ditutup,” kata Rahmat penuh tanya.
Agar tidak terjadi tebang pilih, mereka (masyarakat) kuli muat pasir pesisir Cihara memohon, apabila tuntutannya tidak ditanggapi oleh pihak terkait atau Pemda Lebak, maka agar melakukan penertiban terhadap semua tambang tidak kantongi izin yang ada di wilayah Lebak selatan. (De/Bud)
Tidak ada komentar