Siswa MI Mathla’ul Anwar Seupang Mengikuti Proses Belajar di Tenda Pengungsian 

Redaksi - JuaraMedia
23 Jan 2020 13:14
2 menit membaca

Siswa MI Mathla’ul Anwar Seupang Mengikuti Proses Belajar di Tenda Pengungsian, di kampung Seupang, Desa Pajagan, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten.

 

Reporter :Arya |Editor :Budy 

Lebak, JUARAMEDIA.COM – Sejumlah Siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Mathla’ul Anwar (MA) Seupang mengikuti Proses Belajar Mengajar di tenda Pengungsian, di kampung Seupang, Desa Pajagan, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten.

Seluruh siswa MI MA Seupang tersebut terpaksa belajar di tenda karena bangunan atau gedung Madrasah, hancur diterjang banjir bandang pada (1/01/2020) lalu. 

Erik Heriana, Ketua GEMMA Lebak didamping Hapid Relawan MA Care mengatakan, di kampung seupang desa pajagan kecamatan sajira kabupaten lrbak ada 39 rumah, satu mesjid dan satu sekolah madrasah yang sudah berdiri hampir 40 tahun.

“Madrasah tersebut bernama MI Mathla’ul Anwar Seupang. Didirikan murni oleh hasil swadaya warganya, ” ujar Erik Heriana, Kamis) 23/01/2020). 

Kini, jelas dia, kondisi Madrasah MI Mathla’ul Anwar Seupang hancur, untuk menyelamatkan generasi MA, untuk tetap sekolah MA Care dan Generasi muda Mathla’ul Anwar Lebak dirikan kelas darurat di tempat Pengungsian.

“Siswa MI Mathla’ul Anwar Seupang berjumlah 49 Siswa kegiatan belajar mengajar di kelas Darurat, siswa tetap belajar seperti biasanya,” terangnya.

Ia menambahkan, kegiatan Trauma Healing, pihaknya datangkan pendongeng dari Rangkasbitung, Abah Apri untuk menghilangkan trauma pada anak-anak.

“Sebagai kader MA, saya pribadi terpanggil untuk membantu warga dan menyelamatkan generasi MA. MA Care sudah 21 hari membantu warga Seupang dan warga lain di pengungsian,” tuturnya. 

Sementara itu Ketua PB MA KH. Ahmad Sadeli Karim Lc mengatakan, sudah ada tawaran dari Kakanwil Kemenag tentang rencana relokasi madrasah MI Mathla’ul Anwar Seupang, namun hanya lokasi barunya belum dimusyawarahkan.

“Kemenag siap membantu,” katanya singkat. 

TIM REDAKSI
Author: TIM REDAKSI

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *