
JUARAMEDIA, LEBAK – Pihak pelaksana pembangunan Irigasi Cisangu Bawah,
Kecamatan Cibadak, buka suara terkait sorotan publik yang menyebut nilai proyek tersebut sebesar Rp70 miliar, dikerjakan tanpa papan proyek dan spesifikasi material dan bangunan saluran.
Hartono, selaku Pelaksana PT Waskita Karya, dengan tegas membantah informasi tersebut. Ia menyebut nilai proyek Rp. 141.134.593.285,00.
“Saya juga tidak paham angka 70 miliar itu dari mana. Kita laksanakan 11 titik
pekerjaan, dan nilainya Rp. 141.134.593.285,00 dengan titik lokasi tersebar di Kabupaten Serang dan Lebak” ujar Hartono melalui sambungan telepon, Selasa
(18/11/2025).
Selain soal nilai anggaran, Hartono juga membantah tudingan proyek dikerjakan tanpa papan proyek, Untuk di DI CISANGU BAWAH Papan Informasi proyek dipasang di desa
Kamuning Kecamatan Tunjung Teja Kabupaten Serang. Menurutnya, seluruh pekerjaan telah dipenuhi sesuai aturan kontrak, Pemasangan baru pekerjaan lining sudah sesuai
justifikasi tekhnis medan di lokasi pekerjaan. Subkon pekerjaan Lining Saluran dilakukan sebagai bukti pemberdayaan pelaku usaha lokal dan segala material yang digunakan sudah sesuai standar ketekhnisan PUPR.
Sebelumnya, proyek Irigasi Cisangu Bawah sempat menjadi sorotan setelah sejumlah pihak menilai pelaksanaannya tidak ideal. HPB menilai Material Buruk, Fondasi Tak Digali, Rawan Gagal!
“Tembok yang harusnya memiliki kekuatan tinggi justru dibuat dengan material yang tidak layak. Bahkan pondasi tembok tidak digali dengan benar sehingga berpotensi
tergerus atau mengalami abrasi,” tegas Entis Aktivis Himpunan Pemuda Banten. (*)