
Caption : Ahmad Saharoni dan Nafa Urba
JUARAMEDIA, JAKARTA , Terhitung 1 September 2025, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem resmi menonaktifkan dua kadernya di DPR RI, yakni Ahmad Saharoni dan Nafa Urba. Keputusan ini diumumkan usai adanya pernyataan dari keduanya yang dinilai telah mencederai perasaan rakyat dan menyimpang dari garis perjuangan Partai NasDem.
Dalam keterangan persnya yang dibacakan Herma Witaslim , DPP Partai NasDem menegaskan bahwa aspirasi masyarakat adalah acuan utama perjuangan partai. “Perjuangan Partai NasDem merupakan kristalisasi semangat kerakyatan yang bertumpu pada tujuan nasional bangsa Indonesia, sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945,” demikian pernyataan resmi NasDem, Minggu (30/8/2025)
Partai NasDem juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya sejumlah warga Indonesia dalam upaya memperjuangkan aspirasinya, seiring dengan berbagai peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini.
Namun, partai menilai adanya penyimpangan serius ketika sejumlah wakil rakyat, khususnya dari Fraksi NasDem di DPR RI, justru mengeluarkan pernyataan yang menyinggung hati rakyat. Hal itulah yang menjadi dasar keputusan keras dari DPP.
“Dengan ini, terhitung mulai Senin 1 September 2025, DPP Partai NasDem menonaktifkan Saudara Ahmad Saharoni dan Nafa Urba sebagai anggota DPR RI dari Fraksi NasDem,” tegas Herma Witaslim
Keputusan ini, kata Sekjen Partai Nasdem diambil untuk menegaskan komitmen Partai NasDem dalam menjaga marwah perjuangan politik yang berpihak pada rakyat, sekaligus memberi pesan kepada seluruh kader agar tetap konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat. (jm)