Bupati Tatu Ajak Warga Lawan Corona, 1 Orang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Redaksi - JuaraMedia
1 Mei 2020 11:43
Serang 0 33
2 menit membaca

Bupati Tatu Ajak Warga Lawan Corona, 1 Orang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh. (Foto/net) 

 

JUARAMEDIA.COM SERANG – Pasien positif virus corona jenis baru atau COVID-19 yang berusia 75 tahun, asal Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banten, dinyatakan sembuh.

Atas fakta tersebut, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menyampaikan pesan optimistis dan semangat untuk terus memerangi COVID-19.

“Alhamdulillah informasi dari Gugus Tugas Kabupaten Serang, satu pasien pertama yang positif COVID-19 di Kabupaten Serang, sudah sembuh. Kami ingin menyampaikan pesan semangat dan optimistis untuk terus memerangi virus corona,” kata Tatu di Serang, kepada awak media, Kamis (30/04/20)

Pasien positif COVID-19 pertama di Kabupaten Serang tersebut berinisial N. Sebelum sembuh, N sempat dirawat di RSUD Banten sejak 29 Maret 2020. Hasil PCR terkonfirmasi positif pada 7 April 2020.

Menurut riwayat perjalanan, yang bersangkutan sebelum positif pernah melakukan kegiatan keagamaan di wilayah Jakarta.

“Yang bersangkutan sudah pulang ke rumahnya, dengan dinyatakan sembuh pada 27 April 2020. Saat ini, tetap diminta melakukan isolasi mandiri. Meski yang bersangkutan berusia lanjut, virus ini bisa disembuhkan dengan semangat dan optimistis,” ujarnya.

Namun demikian, kata Tatu, istri yang bersangkutan juga positif, dan tengah menjalani perawatan di RSUD Banten.

“Kita doakan bersama, semoga istrinya juga sembuh. Kami optimis, istrinya ini positif COVID-19, tetapi tanpa gejala,” kata Tatu.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Serang Agus Sukmayadi mengatakan, usia bukan faktor penentu kesembuhan seseorang dari COVID-19.

“Pola perawatan dan kemauan untuk sembuh sangat mempengaruhi terbentuknya imunitas seseorang,” ujarnya.

Agus menegaskan, meski telah dinyatakan sembuh, yang bersangkutan tetap menjalani protokol kesehatan dengan isolasi selama 14 hari di rumahnya.

“Dengan tempat tidur terpisah, alat makan terpisah, dan melakukan physical distancing. Perlu ketegasan dari anggota keluarga untuk menjalankan itu,” ujarnya.

Data terakhir per 30 April, kasus di Kabupaten Serang tersisa positif satu orang, pasien dalam pengawasan (PDP) tersisa 10 orang dan orang dalam pemantauan (ODP) tersisa 187 orang. (Dni/Bud)

TIM REDAKSI
Author: TIM REDAKSI

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *