Menu MBG Diduga Tak Layak, Emak-Emak  Cibadak Geruduk Dapur Penyedia

Yayat - JuaraMedia
9 Apr 2026 22:29
MBG 0 36
2 menit membaca

Caption : Puluhan Emak-Emak  Cibadak Geruduk Dapur MBG 

JUARAMEDIA, LEBAK – Puluhan warga di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, menggeruduk dapur penyedia program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (9/4/2026), menyusul dugaan menu makanan yang dibagikan kepada siswa tidak layak konsumsi dan berpotensi membahayakan kesehatan anak-anak.

Aksi warga berlangsung di dapur MBG yang berlokasi di Kampung Pasir Garu, Desa Kaduagung Barat. Kedatangan warga merupakan bentuk protes atas kualitas makanan yang dinilai tidak memenuhi standar kelayakan.

Sejumlah warga mengaku menemukan makanan dalam kondisi kurang baik, bahkan berbau, saat diterima oleh anak-anak mereka yang berstatus pelajar.

“Kami tidak menolak programnya, tetapi kami menolak jika kualitasnya seperti ini. Ini menyangkut kesehatan anak-anak kami,” ujar salah satu warga di lokasi aksi.

Warga menilai persoalan ini bukan sekadar kekeliruan teknis, melainkan menunjukkan lemahnya pengawasan dalam pengelolaan program MBG di lapangan. Mereka pun mendesak adanya evaluasi menyeluruh, mulai dari proses pengolahan makanan, distribusi, hingga sistem pengawasan.

Selain warga, sorotan juga datang dari aktivis Himpunan Mahasiswa Cibadak (HIMACIDA), Saepul Rahman. Ia menilai dugaan makanan tidak layak ini mengindikasikan adanya kelalaian serius dalam pelaksanaan program.

Menurutnya, program MBG yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak seharusnya dikelola secara profesional dan memenuhi standar keamanan pangan.

“Ketika makanan yang diberikan tidak layak, hal ini berpotensi merugikan kesehatan anak dan bertentangan dengan tujuan utama program,” tegasnya kepada awak media

Saepul juga mendesak pemerintah daerah serta pihak terkait untuk segera melakukan audit terbuka terhadap pelaksanaan program MBG.

Ia menyoroti perlunya evaluasi terhadap satuan tugas di tingkat kecamatan hingga kabupaten yang dinilai belum optimal dalam melakukan pengawasan.

Dalam kesempatan itu, masyarakat juga diimbau untuk turut aktif melakukan pemantauan dan segera melaporkan jika kembali menemukan kejadian serupa.

Hingga aksi berlangsung dan berita ini dipublish, pihak pengelola dapur MBG belum memberikan keterangan resmi. Bahkan, saat warga mendatangi lokasi, pihak pengelola tidak berada di tempat.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk memastikan program MBG berjalan sesuai tujuan awal, yakni memberikan asupan gizi yang aman, layak, dan berkualitas bagi anak-anak.(budi)

 

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi