Calhaj Pandeglang Dibekali Soal Istithaah Kesehatan Proses Ibadah

Redaksi - JuaraMedia
29 Feb 2020 13:55
3 menit membaca

Bupati Irna saat menghadiri acara sosialisasi kesehatan pada Calhaj Pandeglang 

Penulis :Deni |Editor :Budy 

JUARAMEDIA.COM PANDEGLANG – Sejumlah calon jemaah haji (Calhaj) Kabupaten Pandeglang yang akan menunaikan ibadah haji ke tanah suci tahun 2020, diberikan Sosialisasi Istithaah Kesehatan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang, di Oproom Setda, Sabtu (29/02/2020).

Dalam kegiatan acara Sosialisasi Istithaah kesehatan tersebut dihadiri oleh Bupati Pandeglang, Irna Narulita, Perwakilan dari Pusat Kesehatan Haji Kemenkes RI bidang Pembimbingan dan Pengendalian Faktor Resiko Kesehatan Haji Halimatusadiah, Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang Wawan Sofwan dan diikuti oleh para calon jemaah haji Kabupaten Pandeglang.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pandeglang Irna Narulita menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan dan Instansi Lembaga lainnya yang telah bekerja keras dalam mengawal dan menjamin kesehatan bagi para jamaah haji dari mulai proses awal pemberangkatan sampai para jamaah haji kembali ke tanah air semua jamaah haji betul-betul dipastikan kesehatanya oleh mereka.

“Agar proses ibadah haji berjalan dengan baik ada beberapa faktor penting yang harus di perhatikan yaitu niat harus kuat dan fisik, karena jika niat kuat akan tetapi tidak di barengi dengan sehat fisiknya justru akan mengurangi ibadah jammah itu sendiri,” beber Irna.

Oleh karena itu, lanjutnya, kesehatan adalah faktor utama bagi para jamaah dalam menunjang proses ibadah haji.

“Pemerintah daerah akan berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah calon haji serta mendukung suksesnya penyelenggaraan operasional haji di Kabupaten Pandeglang, agar dapat memberikan manfaat bagi para jemaah calon haji mulai dari pendaftaran, pembinaan sampai pada pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji,” katanya.

Dikatakan Irna, karena itu dirinya tak pernah luang, selalu menghantarkan dan menjemput para jamaah haji, dengan tujuan agar Pandeglang mendapatkan kebarokahan dan di jauhkan dari segala musibah,

“Maka dari itu jagalah kesehatan sampai waktunya tiba berangkat ke tanah suci, doakan Pandeglang dan semoga calon jamaah haji menjadi duta Pandeglang dalam menyampaikan syiar islam,” pintanya.

Sementara itu, Perwakilan dari Pusat Kesehatan Haji Kemenkes RI bidang Pembimbingan dan Pengendalian Faktor Resiko Kesehatan Haji, Halimatusadiah mengatakan mengingat bahwa dalam rangka perlindungan jamaah haji agar dapat melaksanakan ibadah sesuai dengan ketentuan syariat Islam perlu dilakukan pembinaan dan pelayanan kesehatan jamaah haji.

“Ini sesuai dengan Permenkes nomor 15 tahun 2016, dimana bagi para jamaah haji sebelum berangkat wajib dilakukan pemeriksaan kesehatan diantaranya pemeriksaan kesehatan oleh tim penyelenggara kesehatan haji di masing – masing wilayah,” terangnya.

Menurut Sa’diah, Istithaah Kesehatan bagi jamaah haji bertujuan agar para jamaah dijamin dapat melaksanakan seluruh rangkaian rukun haji dan mengurangi faktor resiko kesehatan jamaah haji mulai dari tanah air hingga para jemaah haji kembali ke tanah air.

Adapun, jelas dia, pemeriksaan kesehatan bagi jamaah haji tersebut meliputi pemeriksaan tahap pertama disebut juga dengan pemeriksan masa tunggu, Pemeriksan tersebut antara lain anamnesa, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, diagnosis, penetapan tingkat resiko kesehatan dan rekomendasi tindak lanjut.

“Berdasarkan dari diagnosis dan hasil pemeriksaan kesehatan dari tim penyelanggara kesehatan haji di masing-masing wilayah akan menetapkan status kesehatan para jamaah haji itu sendiri, setelah mengetahui status kesehatannya, maka jamaah akan dilakukan pembinaan untuk mempertahankan status kesehatan para jamaah haji,” tandasnya.

TIM REDAKSI
Author: TIM REDAKSI

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *