
Belasan KK di Somang Harapkan Huntara
Reporter :Arya |Editor :Budy
LEBAK, JUARAMEDIA.COM – Sebanyak 15 Kepala Keluarga (KK) warga Somang Desa Sukarame, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak mengharapkan rumah Hunian Sementara (Huntara).
Permintaan warga tersebut akibat bencana banjir bandang dan longsor yang meluluh lantahkan perkampungan setempat pada (01/01/2020) lalu.
“Kami minta pemerintah secepatnya merealisasikan pembangunan huntara, karena sudah dua pekan tinggal di pengungsian bersama suami, anak
,cucu dan menantu,” kata Inah, saat ditemui di Posko Pengungsian Desa Sukarame, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten, Senin (27/01/2020).
Menurutnya, masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang di kampungnya kini kebingungan, karena harus tinggal dimana bersama keluarga.
Sebab, rumah miliknya itu hanyut bersama isinya, termasuk perabotan rumah tangga dan elektronika
Korban bencana alam itu kini tinggal di posko pengungsian dengan kondisi kurang nyaman dan jika malam hari banyak nyamuk.
Bahkan, dirinya dan cucunya terserang penyakit gatal-gatal akibat menempati tenda pengungsian tersebut.
“Di Posko pengungsian itu tidak layak juga, kurang nyaman, namun kapan sampai berakhir, karena belum menerima informasi dari pemerintah setempat,” ungkap Inah.
Ia mengeluhkan, keluarganya kini merasa bingung karena rumah satu-satunya hilang diterjang banjir bandang.
Ironisnya, kerabat dekatnya juga terdampak bencana banjir hingga kondisi rumahnya hanyut.
Karena itu, dirinya berharap bisa tinggal di huntara sambil menerima kepastian selanjutnya ditetapkan tinggal dimana oleh pemerintah. Sementara, melarang masyarakat membangun kembali di tempat semula di dua kampung yakni RT04 dan RT03, karena masuk proyek Waduk Karian.
Menanggapi Keluhan Masyarakat Somang RT04/03 Desa Sukarame Kecamatan Sajira, Relawan QudwahCare siap menurunkan Program Huntara ketika Assesment di Desa setempat.
Relawan Qudwah Care, Haerudin mengatakan, Qudwah Care bersyukur, ada warga yang mau meminjamkan tanahnya untuk di bangun Hunian Sementara.
“Kita akan laporkan hasil assesment ke Dirut Qudwah Care dan Dewan Pembina. Mudah-mudahan keinginan warga yang ingin tinggal di hunian sementara bisa terwujud,” imbuhnya.
Tidak ada komentar