Ijin Limbah PT Dalumpit Diduga Bermasalah, Lokasi di Lebak Ijin di Serang 

admin
10 Jul 2025 12:04
PT Dulampit 0 102
2 menit membaca

Caption : Ijin PT Dulampit 

JUARAMEDIA, LEBAK – Ijin usaha limbah  pembakar aluminium foil PT Dalumpit di Kp Dalumpit Putra Mandiri , Desa Binong, Kecamatan Maja, diduga bermasalah. Pasalnya, tempat usaha tidak sesuai dengan ijin, dalam ijin tercantum alamat, Kp Dulampit, Rt / RW 9/1 Banten Modern, Cikande Industal Estate, Jalan Raya Jakarta – Serang Km 68, Kabupaten Serang.

” Kalau melihat dari ijinnya yang beralamat di Serang, berarti perusahan tersebut untuk di Lebak, tidak berijin. Sebab lokasinya ada di Lebak” ujar Adeng Ketua Ormas Banten Lebak Bersatu (Batu) Kabupaten Lebak di Rangkasbitung, Kamis (10/7/2025)

Menurut Adeng, pembakaran aluminium coil itu berdampak terhadap terhadap lingkungan dan kesehatan,yaitu  :

1. Pencemaran udara

Pembakaran aluminium coil dapat melepaskan partikel halus (PM2.5/PM10), debu aluminium, dan asap yang mengandung oksida aluminium.

Jika ada cat / pelapis pada coil, pembakaran juga bisa menghasilkan gas berbahaya seperti karbon monoksida (CO), karbon dioksida (CO₂), sulfur oksida (SOx), nitrogen oksida (NOx), serta senyawa organik volatil (VOC).

2. Pencemaran tanah & air

Abu sisa pembakaran bisa mengandung logam berat (misalnya timbal, kadmium, kromium jika foil  terkontaminasi cat atau pelapis tertentu) yang bila dibuang sembarangan akan meresap ke tanah dan mencemari air tanah.

3. Penurunan kualitas ekosistem

Polusi udara dapat merusak vegetasi sekitar. Abu yang jatuh ke tanah juga mengganggu mikroorganisme penting.

” Terhadap kesehatan yaitu, gangguan pernapasan, karena Partikel debu aluminium yang terhirup bisa memicu iritasi paru, batuk, asma, dan dalam jangka panjang meningkatkan risiko penyakit paru kronis (misalnya fibrosis paru akibat partikel logam).” tanda Adeng.

Sementara itu, hingga berita ini di publish, Anda Pemilik PT Dulampit ketika dihubungi melalui teleponnya, yang bersangkutan tak merespon, walaupun status teleponnya berdering. (jm)

Redaksi
Author: Redaksi

Referensi Berita Terpercaya