
Caption :Warga Desa Cililitan Swadaya Bangun Jalan Lingkungan
JUARAMEDIA, PANDEGLANG – Sejumlah warga Desa Cililitan, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, Banten, mengeluhkan minimnya perhatian dari Penjabat (Pj) Kepala Desa terhadap pembangunan infrastruktur dasar, terutama jalan lingkungan.
Selama bertahun-tahun, warga menanti pembangunan jalan lingkungan yang layak, namun tak kunjung terealisasi. Akibatnya, warga terpaksa iuran secara swadaya untuk membangun jalan sepanjang kurang lebih 200 meter dengan sistem pengecoran.
Warga Terpaksa Iuran Bangun Jalan karena Tidak Ada Bantuan dari Desa
Dua warga, H. Eman dan Sanduy, mengaku sempat menemui langsung Pj Kepala Desa Cililitan untuk menyampaikan permohonan bantuan pembangunan jalan tersebut. Namun, respons yang mereka terima dinilai sangat dingin dan tidak memberi harapan.
“Kami pulang dengan tangan kosong. Saat kami hubungi kembali lewat WhatsApp, jawabannya hanya ‘punten nuju kirang sehat’ (maaf, sedang kurang sehat),” kata H. Eman saat diwawancarai pada Sabtu (21/06/2025).
Pemerintah Desa Dinilai Tidak Melibatkan Warga dalam Perencanaan
Keluhan juga datang dari warga lain yang enggan disebutkan namanya. Ia menilai bahwa dalam menyusun program pembangunan dan pengalokasian dana desa, Pj Kepala Desa Cililitan kerap tidak melibatkan masyarakat melalui musyawarah atau audiensi.
“Harusnya aparat desa tahu prioritas utama warga. Jalan lingkungan itu penting, supaya motor bisa masuk rumah tanpa lewat jalan becek,” ujar warga tersebut.
Tidak Ada Dukungan dari Pemerintah Desa Hingga Proyek Hampir Selesai
Pembangunan jalan hasil swadaya warga tersebut kini hampir selesai. Namun hingga saat ini, belum ada bantuan apa pun dari pihak desa—baik berupa dukungan material, tenaga, maupun kehadiran pejabat desa di lokasi pembangunan.
“Kami bangun dengan dana iuran warga. Dari desa belum ada satu pun yang datang bantu atau sekadar melihat kondisi di lapangan,” keluh warga lainnya.
Penutup: Harapan Warga untuk Pemerintah Desa
Warga berharap pemerintah desa, khususnya Pj Kepala Desa Cililitan, lebih terbuka dan peka terhadap kebutuhan masyarakat. Perencanaan pembangunan desa idealnya melibatkan masyarakat agar tepat sasaran dan membangun kepercayaan. (Ika)