KTNA Apresiasi Rencana Pemda Lebak Bangun Rice Milling Unit, Dorong Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani

admin
22 Agu 2025 11:12
KTNA 0 143
2 menit membaca

Caption : Ilustrasi 

JUARAMEDIA, LEBAK – Rencana Pemerintah Kabupaten Lebak membangun Rice Milling Unit (RMU) mendapat apresiasi dari Wakil Sekretaris Jenderal Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional III, Suherman. Menurutnya, langkah ini akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan pangan, kedaulatan pangan, dan kesejahteraan petani padi di Lebak.

Suherman menegaskan, kehadiran RMU akan mengangkat nilai tambah hasil pertanian. Selama ini, petani kerap menjual gabah dalam kondisi mentah dengan harga rendah. Dengan adanya RMU, gabah bisa langsung digiling menjadi beras berkualitas yang memiliki brand beras khas Lebak.

 “RMU membuat petani tidak lagi bergantung pada tengkulak. Mereka bisa menikmati harga yang lebih baik sekaligus menciptakan beras unggulan khas Lebak,” ujar Suherman saat dihubungi, Jumat (22/8/2025).

Meski demikian, Suherman mengingatkan agar proyek RMU tidak hanya berhenti pada pembangunan fisik. Diperlukan manajemen yang profesional serta pola kemitraan dengan petani, koperasi, hingga BUMDes.

“Jangan sampai RMU hanya jadi mesin mangkrak. Dengan kemitraan yang jelas, pasokan gabah terjamin, distribusi beras lancar, dan cadangan pangan daerah bisa lebih aman,” jelas alumni SMAN 1 Rangkasbitung itu.

Suherman menilai RMU dapat menjadi instrumen strategis Pemkab Lebak dalam mengendalikan ketersediaan beras dan stabilisasi harga. Dengan begitu, daerah memiliki posisi lebih kuat saat menghadapi fluktuasi pasar.

Selain itu, RMU juga berpotensi mendorong hilirisasi produk pertanian. Tak hanya beras, hasil sampingan seperti dedak bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak, sekam untuk energi biomassa, hingga bahan baku pupuk organik.

KTNA, kata Suherman, siap bersinergi dengan Pemkab Lebak demi memastikan pembangunan RMU benar-benar memberi dampak luas.

“Petani Lebak butuh dukungan nyata. Jika dikelola baik, RMU bisa jadi tonggak penting ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” pungkasnya. (cupek)

 

Redaksi
Author: Redaksi

Referensi Berita Terpercaya