Desa Cigoong Utara Salurkan BLT, Terapkan SOP Kesehatan

Yayat - JuaraMedia
23 Jun 2020 12:32
2 menit membaca

Desa Cigoong Utara Salurkan BLT, Terapkan SOP Kesehatan

 

JUARAMEDIA LEBAK – Proses penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Desa Cigoong Utara, Kecamatan Cikulur, menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Salah satunya, setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang akan mengambil haknya, ditegaskan untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, menjaga jarak serta mencuci tangan sebelum memasuki ruang antrian.

“Terhitung sebanyak 406 Kartu Keluarga (KK) telah menerima BLT yang anggarannya diserap dari anggaran Dana Desa tahun 2020,” kata Kepala Desa (Kades) Cigoong Utara, Anang saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (23/6/2020).

Dijelaskan Anang, tahapan penyaluran BLT dilakukan secara bertahap. Mengingat, di tengah pandemi Covid-19 masyarakat tidak diperbolehkan untuk berkerumun.

“Proses penyerahannya, dibagikan sesuai data masing-masing RT. Kemudian, satu KPMnya menerima uang sejumlah Rp 600.000,” ujarnya.

Dikatakan Anang, bahwa dirinya memantau mendampingi dengan petugas di desanya dalam kegiatan pembagian dana BLT Covid-19 tersebut agar semuanya berjalan lancar, dan sebelum pembagian dilaksanakan.

“Saya selaku kepala desa mengintruksikan kepada semua pihak aparatur desa ataupun masyarakat, bahawa dana ini tidak diperbolehkan adanya pemotongan apapun. Dan apabila ada pemotongan atau pungutan, maka saya sendiri yang akan memproses secara hukum yang berlaku,” tandasnya.

Dan apabila, tegas Anang, ada oknum yang meminta dana tersebut berapapun tolong laporkan langsung kepada dirinya selaku Kades Desa Cigoong.

Titi Nurmayanti, salah satu warga Kampung Cilame penerima BLT mengucapkan terima kasih kepada pihak pemerintahan desa Desa Cigoong yang telah memberikan bantuan dari DD tersebut.

“Saya sangat berterima kasih kepada pihak desa dan pemerintah yang telah memberikan bantuan dana covid kepada kami. Sehingga kami sangat terbantu sekali dalam perekonomian, karena dampak Covid-19. Yang kami terima bantuannya dari dana Covid-19 sebesar Rp600 ribu, dan tidak ada potongan sedikitpun. Kami menerima penuh,” katanya. (ika)

 

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *