Bupati Lebak Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah 2025

Yayat - JuaraMedia
25 Mei 2026 21:23
Pendidikan 0 13
2 menit membaca

Caption : Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah

JUARAMEDIA, LEBAK – Bupati Lebak Muhamad Hasbi Asyidiki Jayabaya kembali membawa nama Kabupaten Lebak ke tingkat nasional setelah meraih penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2025 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Lebak dalam melestarikan bahasa Sunda dialek Banten melalui dunia pendidikan dan berbagai kegiatan budaya di tengah derasnya pengaruh era digital terhadap generasi muda.

Penghargaan untuk Kepala Daerah diterima Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak Dodi Irawan yang hadir mewakili Bupati Lebak pada Senin (25/5/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak Dodi Irawan membenarkan capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan nasional itu menjadi bukti bahwa upaya pelestarian bahasa daerah di Kabupaten Lebak mendapat perhatian dan apresiasi dari pemerintah pusat.

“Alhamdulillah, ini bukan sekedar penghargaan tapi bentuk penjagaan martabat, agar tunas bahasa ibu sebagai warisan peradaban secara kolektif masih kita muliakan”. ujar Dodi, Senin (25/5/2026).

Ia menjelaskan, selama ini Pemerintah Kabupaten Lebak terus mendorong revitalisasi bahasa daerah melalui berbagai program pendidikan dan kebudayaan. Di antaranya penguatan pembelajaran muatan lokal, festival mendongeng bahasa daerah, lomba pidato bahasa Sunda, hingga pembiasaan penggunaan bahasa daerah di lingkungan sekolah.

Menurut Dodi, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga identitas budaya lokal agar tidak tergerus perkembangan zaman dan dominasi budaya digital yang kini semakin kuat di kalangan generasi muda.

“Bahasa daerah adalah warisan budaya yang harus dijaga bersama. Karena di dalamnya terdapat nilai, identitas, dan karakter masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus mencintai, menggunakan, dan melestarikan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari.

Selain menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Lebak, penghargaan nasional itu juga menunjukkan bahwa pelestarian budaya lokal tetap relevan dan mampu berjalan berdampingan dengan perkembangan teknologi serta modernisasi.

Pemerintah Kabupaten Lebak pun berkomitmen untuk terus memperkuat program revitalisasi bahasa daerah demi menjaga kekayaan budaya lokal bagi generasi mendatang.(*)

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi