Soroti Dugaan Pasokan Listrik ke Tambang Ilegal Cibobos, UP 3 PLN Banten Selatan Akan Didemo 

admin
3 Agu 2025 16:05
2 menit membaca

Caption : Seruan Aksi 

JUARAMEDIA, LEBAK – Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Koalisi Aktivis Bersatu (KAB) , terdiri dari Pemantau Keuangan Negara (PKN) dan Relawan Pembela Masyarakat (RPM), menggelar aksi demonstrasi di depan kantor UP3 PLN Banten Selatan pada Rabu (6/8/2025). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas dugaan pasokan listrik PLN ke aktivitas tambang batu bara ilegal di kawasan Lebak Selatan, khususnya di Kampung Cibobos.

Aksi tersebut dipicu oleh peristiwa tragis meninggalnya seorang penambang bernama Uci, yang diduga tersengat aliran listrik di lokasi tambang ilegal. Para demonstran menilai peristiwa ini menjadi bukti buruknya pengawasan dan kinerja PLN dalam mendistribusikan listrik di wilayah rawan tambang ilegal.

Dalam pernyataan tertulisnya, Koalisi Aktivis Bersatu menyebut adanya dugaan kuat keterlibatan pihak PLN dalam mendukung beroperasinya tambang ilegal melalui suplai aliran listrik. Mereka pun mendesak adanya pembongkaran terhadap korporasi yang terlibat dalam praktik ilegal tersebut.

Berikut sejumlah tuntutan yang disampaikan massa aksi:

1. Evaluasi kinerja PLN Malingping dan copot Kepala ULP Malingping.

2. Copot Kepala UP3 PLN Banten Selatan serta lakukan evaluasi menyeluruh.

3. Copot Kepala PLN UID Banten dan lakukan evaluasi menyeluruh.

4. Lakukan pemeriksaan transparan atas dugaan pasokan listrik ke aktivitas tambang batu bara ilegal di lahan Perhutani.

Imam Afriyana, Koordinator aksi menyatakan, bahwa demonstrasi ini akan terus berlanjut hingga ada tanggapan serius dari pihak PLN maupun pemerintah daerah. Mereka juga mendorong aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan korporasi tambang ilegal yang masih bebas beroperasi.

” Insya Allah, suratnya besok kita sampaikan ke Polres Lebak” tandas Imam ketika dihubungi , Minggu (3/8/2025). (jm)

Redaksi
Author: Redaksi

Referensi Berita Terpercaya