Aksi Pedagang Gate Parkir Dibongkar, Kadis Perindag Lebak: “Tunggu Kajian, Harus Ada Manfaat Nyata ke Masyarakat”

Yayat - JuaraMedia
30 Apr 2026 10:04
2 menit membaca

Caption : Rully Edward, Kadis Indag Lebak, didampingi Anggota DPRD Erik Heriana ketika memberikan penjelasan di hadapan masa aksi pedagang pasar sampay

JUARAMEDIA, LEBAK – Tuntutan pedagang agar sistem gate parkir dibongkar direspons Kepala Dinas Perdagangan dan Industri (Disperindag) Kabupaten Lebak, Rully Edward. Ia menegaskan kebijakan tersebut harus dikaji ulang agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, bukan justru memberatkan.

Menanggapi aksi dan keluhan pedagang di kawasan Warung Gunung, Rully Edward menyebut pemerintah tidak bisa gegabah dalam mengambil keputusan terkait keberadaan gate parkir. Menurutnya, aspek kebermanfaatan bagi masyarakat harus menjadi pertimbangan utama.

“Supaya APBD itu benar-benar kembali ke masyarakat atau maslahat. Jadi kita tidak ingin kebijakan ini malah menimbulkan beban baru,” ujarnya.

Rully mengaku memiliki beban moral setelah menerima langsung aspirasi warga dan pedagang yang terdampak. Meski bukan berada di komisi terkait, ia berkomitmen menyampaikan persoalan ini kepada Bupati Lebak.

“Saya merasa punya beban moral. Teman-teman pedagang ini warga kita juga. Insya Allah akan kami sampaikan ke Pak Bupati,” katanya.

Ia menekankan pentingnya kajian komprehensif sebelum kebijakan dilanjutkan atau dihentikan. Menurutnya, hasil kajian akan menjadi dasar apakah sistem gate parkir layak diterapkan atau perlu dievaluasi total.

“Kalau hasil kajiannya bagus, silakan diterapkan. Tapi kalau tidak memungkinkan, harus disosialisasikan kembali atau bahkan dievaluasi,” tegasnya.

Rully juga mengingatkan agar pemerintah tidak hanya mengejar aspek kualitas tanpa memperhatikan kuantitas di lapangan. Ia menilai keseimbangan antara keduanya sangat penting dalam penerapan kebijakan publik.

“Jangan bicara kualitas kalau kuantitas belum terpenuhi. Ini harus seimbang,” ucapnya.

Terkait tuntutan pembongkaran gate parkir, Rully memilih menunggu hasil kajian resmi. Ia enggan berspekulasi sebelum ada data yang jelas.

“Kita tidak mau mengandai-andai. Nanti hasil kajian yang menentukan, apakah banyak manfaatnya atau justru memberatkan,” pungkasnya.

Sejumlah pedagang sebelumnya mengeluhkan sistem gate parkir yang dinilai berdampak pada penurunan omzet. Mereka berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas agar aktivitas ekonomi. (Ika)

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi