
Foto: TK Bunga Bangsa
Reporter: Taufik
JUARAMEDIA COM, Lebak – Pemerintah diminta mengawasi realisasi BOP (Biaya Operasional) dan legalitas dari KB (Kelompok Belajar) TK (Taman Kanak-kanak) Bunga Bangsa yang berada di desa Citorek Tengah, Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak Banten.
Menurut salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya berharap bahwa pemerintah diminta mengawasi realisasi BOP di TK dan KB Bunga Bangsa tersebut akibat ketidak transparanan pihak pengelola yang berkaitan dengan BOP nya, dan juga yang pihaknya lihat secara langsung adalah kondisi ruang-ruang belajar anak yang jauh dari sehat, karena berada di dekat WC tanpa pintu, sarana permainan pun hanya ada satu dengan kondisi tidak layak.
“Seharusnya diperiksa realisasi penggunaan BOP nya karena kami duga ada masalah,” terangnya.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, bahwa pada dasarnya status dari TK atau KB Bunga Bangsa tersebut masih simpang siur semenjak didirikan, karena TK tersebut dulunya merupakan TK satu atap dari SDN 3 Citorek Tengah yang berarti pengelolaan dan kepemilikanya harusnya dari pihak Sekolah, akan tetapi ini lain kami sendiri selaku masyarakat merasa cukup aneh karena isu yang beredar dimasyarakat bahwa statusnya telah berganti kepemilikanya.
“Kami pertanyakan statusnya, karena lokasinya berada dilingkungan SD dan dulunya juga TK Satap,” ujarnya.
Berdasarkan kondisi-kondisi tersebut menurutnya pihak pemerintah segera melakukan pemeriksaan realisasi BOP tiap periode dan kejelasan dari status kepemilikannya.
Sementara Indriyani Ketua yayasan dari TK dan KB Bina Bangsa saat dikonfirmasi ditempatnya bekerja di SMU 3 Cibeber, mengatakan bahwa segala sesuatu terkait realisasi BOP, TK dan KB yang dikelolanya telah diserahkan ke pihak Dinas jadi dirinya tidak perlu memberikan keterangan kepada Wartawan.
“Semuanya sudah diserahkan ke Dinas, jadi ga perlu menanyakan kesaya,” ketusnya.
Tidak ada komentar