Seba Baduy 2026 Digelar 23–26 April, Ritual Sakral hingga Hiburan Siap Ramaikan Lebak

Yayat - JuaraMedia
16 Apr 2026 07:31
Seba Baduy 0 23
3 menit membaca

Caption : Ilustrasi acara Seba Baduy 2026

JUARAMEDIA, LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak resmi menetapkan jadwal pelaksanaan Seba Baduy 2026 yang akan digelar selama empat hari, mulai 23 hingga 26 April 2026, di Alun-alun Rangkasbitung. Tradisi sakral masyarakat adat Baduy ini dipastikan kembali menjadi magnet wisata dengan memadukan prosesi adat, kearifan lokal, dan hiburan rakyat.

Pengumuman tersebut menandai kesiapan daerah dalam menyambut kedatangan masyarakat adat Kanekes (Baduy) yang akan menjalankan tradisi “turun gunung” untuk menyampaikan amanat leluhur kepada pemerintah sekaligus mempererat silaturahmi.

Mengusung tema “Warisan Karuhun, Inspirasi Kiwari, Ngahiji Dina Tradisi”, perhelatan ini tidak hanya menjadi upaya pelestarian budaya, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat lokal.

Rangkaian kegiatan dimulai pada Kamis (23/4/2026) dengan Sarasehan Budaya Baduy pukul 09.00–11.30 WIB di panggung utama. Secara bersamaan, Kemah Budaya dan perlombaan permainan tradisional digelar di kawasan alun-alun sejak pagi hari.

Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan opening ceremony yang berlangsung pukul 19.30–20.45 WIB.

Memasuki hari kedua, Jumat (24/4/2026), agenda diawali dengan perlombaan permainan tradisional. Selanjutnya, dilakukan penyambutan warga Baduy di Pendopo Bupati Lebak.

Prosesi adat berlanjut dengan penyerahan simbolis dari Camat Leuwidamar kepada Pemerintah Kabupaten Lebak di Jembatan Keong, yang kemudian diikuti iring-iringan menuju pendopo.

Pada malam hari, digelar babacakan bersama warga Baduy, ritual Marwah Seba, serta hiburan masyarakat yang berlangsung hingga larut malam.

Pada Sabtu (25/4/2026), warga Baduy dijadwalkan dilepas menuju Serang pada pukul 06.00 WIB dari Alun-alun Rangkasbitung sebagai bagian dari rangkaian tradisi Seba.

Sepanjang hari, perlombaan permainan tradisional tetap berlangsung. Sementara itu, pada sore hari dilakukan persiapan fashion show di Pendopo Bupati Lebak.

Malam puncak kegiatan akan ditutup dengan closing ceremony yang dilanjutkan penampilan bintang tamu.

Adapun pada hari terakhir, Minggu (26/4/2026), kegiatan bersifat partisipatif dengan melibatkan masyarakat luas. Agenda dimulai dengan senam bersama di kawasan alun-alun dan Museum Multatuli, dilanjutkan aksi bersih-bersih kota, pembagian doorprize, hingga sesi foto bersama sebagai penutup.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak, Yosef Nurkholis, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai aspek pendukung guna memastikan kelancaran pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Seba Baduy bukan hanya agenda budaya, tetapi juga momentum penting untuk mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Lebak. Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak agar pelaksanaan tahun ini berjalan lebih baik dan mampu menarik lebih banyak wisatawan,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat luas untuk turut berpartisipasi menjaga kelancaran dan kelestarian tradisi tersebut.

“Kami mengundang masyarakat Lebak maupun wisatawan dari luar daerah untuk hadir dan bersama-sama menjaga serta melestarikan budaya Baduy yang menjadi kebanggaan daerah,” tambahnya.

Seba Baduy merupakan tradisi tahunan yang sarat makna sebagai bentuk ungkapan syukur sekaligus penyampaian amanat masyarakat adat kepada pemerintah.

Dengan persiapan yang matang dan keterlibatan berbagai unsur, pelaksanaan Seba Baduy 2026 diharapkan berjalan lancar, aman, serta memberikan dampak positif bagi pelestarian budaya dan peningkatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Lebak. (budi*)

 

Yayat - JuaraMedia
Author: Yayat - JuaraMedia

Pemimpin redaksi