
Caption : Papan Proyek, Salah satu Kelompok Tani Hutan (KTH) Penerima Program KBD
JUARAMEDIA, LEBAK – Pasca mendarat sorotan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten Wilayah Lebak-Tangerang berjanji akan segera mencantumkan nilai anggaran pada papan proyek Program Pembangunan Kebun Bibit Desa (KBD) yang sedang berjalan di Kabupaten Lebak.
“Terima kasih sudah diingatkan, secepatnya akan kami cantumkan nilai anggarannya,” ujar Kepala UPTD DLHK Wilayah Lebak-Tangerang, Fiva, didampingi Kasubag TU, Ahmad Risnandar, di kantornya, Selasa (29/7/2025).
Fiva menyebutkan, program KBD di Kabupaten Lebak dilaksanakan di tujuh titik, yaitu di Kecamatan Kalanganyar, Cimarga, Cibeber, Bayah, Cihara, Cileles, dan Gunung Kencana.
“Total anggaran sebesar Rp280 juta, sehingga tiap titik memperoleh alokasi sekitar Rp40 juta,” jelasnya.
Program KBD merupakan bagian dari upaya Pemprov Banten dalam melestarikan lingkungan sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat desa melalui sektor kehutanan. Namun, pelaksanaan program ini memicu perhatian publik karena tidak adanya informasi anggaran pada papan proyek yang terpasang di lokasi.
“Setahu saya, setiap papan proyek wajib mencantumkan besaran anggaran. Kalau ini tidak ada, jadi menimbulkan pertanyaan. Padahal transparansi itu penting agar masyarakat tidak curiga,” kata Yadi, warga Rangkasbitung.
Untuk tahun 2025, salah satu penerima manfaat program KBD adalah Kelompok Tani Hutan (KTH) Teguh Santosa di Desa Kalanganyar, Kecamatan Kalanganyar. Program ini berada di bawah koordinasi Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Lebak dan Tangerang.
DLHK Banten pun menegaskan komitmennya untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan program, termasuk dengan memastikan informasi anggaran bisa diakses masyarakat secara langsung melalui papan proyek. (jm)