
Caption : Rabat Beton Jalan Poros Desa, Desa Jayasari
JUARAMEDIA, LEBAK – Warga Desa Jayasari, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak mengapresiasi Pemdes setempat, yang melaksanakan pembangunan Rabat Beton jalan poros desa di Desa tersebut.

Caption : Kades Jayasari Iyas
Selain itu, agar juga mengaku bangga dengan kepala desa Jayasari, dalam melaksanakan berbagai program pembangunannya mengedepankan hasil musyawarah dan aspirasi warganya.
” Sepertinya, kalau saya perhatikan Kades ke Kades yang memimpin Desa Jayasari ini, baru kepemimpinan pak Iyas saja, hasil pembangunannya langsung dirasakan masyarakat” Ujar Saripudin Warga Kampung Kadu Ranca, Desa Jayasari, Minggu (25/6/2023).

Caption : TPT
Karena itu, kata Saprudin pihaknya berharap Pemdes Jayasari di bawah kepimpinan Jaro Iyas harus memiliki tekad yang kuat, dan lebih maju lagi dalam mewujudkan berbagai program pembangunan di Desa Jayasari ini.
” Pada prinsifnya, kami sebagai warga siap membantu pak Kades untuk membangun Desa ini. Asalkan apa yang dilakukannya untuk kepentingan masyarakat banyak” Tandasnya.
Sementara itu Iyas Kades Jayasari mengatakan, , bahwa pihaknya menjadi Kades Jayasari ini, adalah merupakan amanah masyarakatnya. Karena itu, sambung Iyas setiap program kerja pembangunan yang dilaksanakannya, selalu memprioritaskan kepentingan masyarakat banyak dan telah ditetapkan berdasarkan musyawarah tingkat Desa atau Musrenbangdes.

Caption : Rabat Beton
Tahun 2023 ini, kata Iyas pemerintah desa yang di pimpinnya, APBDes DD – nya di alokasikan untuk pembangunan rabat beton jalan poros desa, dan Tembok Penahan Tanah (TPT).
” Khusus untuk jalan Rabat Beton titiknya di Kampung Kadu Ranca Rt/Rw 003 /004 , anggarannya sebesar Rp 90.500.000,- panjangnya 158 meter dan lebar 2,2 meter dan anggaranyapun belum terserap semua ” Ujar Iyas
” Untuk TPT titiknya dari Kp Tarikolot – Kp Cipancur, anggaranya Rp 238.200.000,-panjang 454 dan tingginya 1,2 meter ” Imbuh Iyas.
Dalam pelaksanaan berbagai program pembangunan di Desanya ini, kata Iyas secara teknis dilapangan yang mengelola nya, adalah Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa setempat.
” Selain itu, dilapangannya kita juga melibatkan masyarakat” Katanya.
Karena itu, kata Iyas agar hasil bangunan pemanfaatnya itu, bisa dirasakan tahan lama, masyarakat harus turut serta memeliharanya.

Caption : TPT
” Hasil pembangun ini milik warga Desa Jayasari, siapa lagi yang harus merawat dan memelihara kalau bukan kita sebagai warga sini (Jayasari – red)” pungkasnya. (advetorial)