Hasbi Minta Jaga Kerukunan Umat Beragama di Momen Sosilisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara 

Muhamad Mubin Wibawa
7 Apr 2023 22:06
2 menit membaca

Caption : Anggota DPR RI Komisi VIII Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, tengah memberikan buku empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara secara simbolis kepada penerima manfaat.

JUARAMEDIA.COM.LEBAK – Anggota DPR RI Komisi VIII Fraksi PDI Perjuangan, yakni Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, menggelar sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara di MTS Alhidayah, tepatnya di Kampung Cibahbul Kelurahan Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung. Jumat (7/4/2023).

Sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara dengan tagline jaga kerukunan umat beragama dan keharmonisan yang dimulai dari lingkungannya masing-masing, menjelang pelaksanaan pemilu 2024 mendatang ini. Bertujuan, untuk memupuk dan menekan percikan yang menimbulkan dampak terjadinya perpecahan tali silaturahmi di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Tahun depan kita akan menghadapi Pemilu 2024. Di tahun tersebut, tentu dibutuhkan kerjasama yang kuat untuk mencegah terjadinya kecenderungan polarisasi yang dapat memicu perpecahan tali silaturahmi,” kata Anggota DPR RI Komisi VIII Mochamad Hasbi Asyidiki usai menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di MTS Alhidayah.

Menurutnya, kerukunan antar masyarakat perlu dipupuk dan dirawat secara kuat. Meski, tidak memasuki momen politik. Sebab, budaya silaturahmi ini, merupakan suatu kebiasaan yang kerap dilakukan oleh masyarakat asli Indonesia.

“Menghadapi Pemilu 2024, baik itu pemilihan presiden dan wakilnya serta pilkada berikut legislatif. Diharapkan jika terdapat percikan yang menimbulkan perpecahan tali silaturahmi. Agar segera mencegahnya dan saling memaafkan. Karena, mereka (calon presiden/wakil, kepala daerah dan legislatif -red) akan kembali bersatu setelah melewati masa pemilihan,” ungkapnya.

Pria yang kerap menggaungkan slogan “Mari Bersinergi Dalam Kebaikan” ini menambahkan bahwa demokrasi juga perlu terus dijaga agar generasi penerus memahami semangat toleransi, dan saling menghargai.

“Mari kita jaga kerukunan umat beragama dalam menyongsong tahun politik di 2024. Indonesia maju karena masyarakatnya yang heterogen namun bersatu padu dalam NKRI,” pungkasnya. (*)