Aktivis Apresiasi Langkah Sigap Ketua PGRI Kecamatan Gunungkencana Terapkan Realisasi PIP Sesuai Juklak dan Juknis 

Muhamad Mubin Wibawa
1 Sep 2022 05:29
2 menit membaca

Caption : Ketua PGRI Kecamatan Gunungkencana, Ade Ihya 

JUARAMEDIA.COM.LEBAK – Aktivis Jerat Berantas Residivis atau Jebred Kabupaten Lebak, Dedi Hakeki mengapresiasi langkah sigap Ketua PGRI Kecamatan Gunungkencana, yakni Ade Ihya yang selama ini kerap menjadi penggagas awal dalam menyalurkan sejumlah program, baik dari pemerintah daerah setempat, propinsi hingga pusat. Bahkan, bentuk sigapnya ini, sering dijadikan panutan oleh sekolah di tingkat SDN se-kecamatan setempat. Salahsatunya, kegiatan penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP).

“Saya mengapresiasi bentuk sigap dan perhatian Ketua PGRI yang kerap memberikan gagasan dalam menyalurkan sejumlah program,” kata Ketua Tim Investigasi LSM Jebred Lebak, Dedi Hakeki saat ditemui di Rangkasbitung, Kamis (1/9/2022).

Menurutnya, bentuk apresiasi ini diberikan, karena menyusul, setiap beberapa program yang turun dari pemerintah pusat hingga daerah selalu direalisasikan dengan baik.

“Seperti halnya penyaluran program PIP di SDN se-kecamatan Gunungkencana. Ya, meskipun ada sejumlah sekolah yang penyalurannya mengalami keterlambatan,” ujarnya.

Namun dijelaskannya, hal ini bukan berarti sekolah yang mengalami keterlambatan penyaluran PIP tersebut, dilakukan penundaan. Tapi, karena terbentur dengan adanya sistem Kegiatan Belajar Mengajar melalui daring. Terlebih, adanya kegiatan dalam menyambut HUT RI ke-77 di Bulan Agustus ini.

Di tempat yang sama, Ketua PGRI Kecamatan Gunungkencana, Ade Ihya mengaku sangat termotivasi, saat diapresiasi aktivis senior di Kabupaten Lebak.

“Alhamdulillah untuk SDN di Kecamatan Gunungkencana, realisasi penyaluran PIP sudah semuanya disalurkan kepada penerima hak yang dihadiri oleh ketua komite SDN masing-masing berikut terlampir berita acaranya. Salahsatunya, di SDN 3 Caringin Desa Cicaringin,” kata Ketua PGRI Kecamatan Gunungkencana yang kerap disapa Kang Ade Ihya.

Menurutnya, setiap adanya penyaluran program baik, dari pemerintah pusat, propinsi maupun daerah, tentu akan dilaksanakan secepatnya setelah mendapatkan anggaran.

“Jika program sudah turun. Jelas kami, tidak pernah berniat untuk mengundur pelaksanaan realisasi. Namun, terkadang mendapatkan kendala, disaat hendak merealisasikan penyaluran. Salahsatunya, terbentur dengan beberapa kegiatan, seperti Agustusan. Kemudian, kondisi kesehatan,” ungkapnya.

Dijelaskannya, keinginan para kepala sekolah di Kecamatan Gunungkencana, setiap penyaluran program, tentu target realisasinya, lebih awal dari kecamatan lainnya.

“Namun dengan seiringnya waktu yang kerap berbenturan dengan beberapa kegiatan lainnya. Dan alhamdulillah, semua sekolah di Kecamatan Gunungkencana bisa dipastikan sudah merealisasikan salah satu program, yakni PIP sesuai juklak dan juknis,” pungkasnya. (Ika).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *